JawaPos Radar

Keluh Kesah PO Bus Terminal Pulo Gebang

Terminal Terbesar Se-Asia Tenggara Masih Sepi Penumpang?

23/05/2018, 19:00 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Terminal Terbesar Se-Asia Tenggara Masih Sepi Penumpang?
Terminal Pulo Gebang masih sepi penumpang (Yesika Dinta/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Memasuki minggu pertama Ramadan, Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur masih terpantau lengang. Penumpang belum terlihat memadati sentra terminal yang terbesar se-Asia Tenggara itu.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, Rabu (23/5), penumpang yang menunggu di lantai keberangkatan masih ramai namun tak seluruh kursi tunggu terisi. Lantai itu memiliki sembilan pintu dengan tujuan yang berbeda-beda untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Petugas PO Sinar Jaya, Sakam, 60, mengungkapkan saat ini belum ada peningkatan yang signifikan dari jumlah penumpang. Pelanggan yang menggunakan jasanya masih sama seperti hari biasa.

Terminal Terbesar Se-Asia Tenggara Masih Sepi Penumpang?
Terminal Pulo Gebang masih sepi penumpang (Yesika Dinta/ JawaPos.com)

Dia menceritakan, tiket bus tidak terjual habis setiap harinya. Bahkan, satu bus Sinar Jaya bisa berangkat dengan hanya kurang dari 20 penumpang.

"Hari-hari kayak gini mah nggak ada sewa (penumpang). Paling Jumat, (jelang) libur, malam Sabtu lumayan. Kalau nggak ya nggak ada penumpang, gini-gini saja paling 10-15 (penumpang) kita jalan," ujar Sakam saat ditemui JawaPos.com di tempat pembelian tiket terminal Pulo Gebang.

Menurutnya, penumpang baru mulai memadati terminal pada hari-hari tertentu saat akhir pekan. Sementara menjelang Hari Raya Idul Fitri, penumpang akan membludak mulai H-10 Lebaran.

Saat ini, pihaknya belum menaikkan harga tiket. "Belum naikin harga, nggak berani. (Harga tiket) Rp 70, 80, 90 ribu. Ada bisnis, ada ekonomi,” terangnya.

Sakam berharap, penumpang yang menunggu di beberapa pangkalan di wilayah Jakarta Timur dapat beralih ke terminal Pulo Gebang. Hal itu juga yang menjadi penyebab sepinya penumpang. Di sisi lain, akses transportasi juga masih sulit.

"Harapannya penumpang banyak lah. Pangkalan kan masih buka. Rawamangun, Pulo Gadung. Makanya di sini sepi. Yang bikin sepi akses transportasinya susah. Angkot, Metromini, Transjakarta," sebut Sakam.

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up