alexametrics

Kasus Bayi Debora, RS Mitra Keluarga Ngaku Salah, Tapi…

22 September 2017, 22:22:35 WIB

JawaPos.com – Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres masih menunggu hasil dari audit medis yang dilakukan tim investigasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta. 

Sedangkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah merekomendasikan adanya kesalahan administrasi atau maladministrasi dalam penanganan bayi Tiara Debora yang meninggal di RS Mitra Keluarga Kalideres. Sanksi yang direkomendasikan berupa sanksi tertulis karena adanya permintaan uang muka kepada pasien.

Menanggapi hal itu, pihak rumah sakit mengakui adanya kesalahan administrasi dalam kasus tersebut. Mereka menerima sanksi peringatan keras dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan akan menjadikannya sebagai pemicu untuk memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat.

“Karena pada dasarnya, dalam pengelolaan rumah sakit maupun pemberian pelayanan kepada masyarakat, selama ini kami selalu berupaya untuk mengikuti peraturan yang berlaku,” tegas Direktur RS Mitra Keluarga Francisca D. Permatasari, Jumat (22/9).

Sementara itu, Konsultan RS Mitra Keluarga Kalideres Catharina Widyasrini mengakui adanya kesalahan administrasi dalam kasus tersebut. Namun untuk penanganan medis terhadap pasien, mereka menegaskan seluruhnya sudah dilakukan sesuai prosedur.

“Kami menegaskan untuk penanganan medis dari mulai pasien datang sampai ditangani di IGD itu sudah memenuhi prosedur. Tak benar ada penelantaran. Namun kalau kesalahan administrasi kami akui,” ungkap Catharina.

Kesalahan administrasi dan penanganan medis, katanya, adalah dua hal yang berbeda. Kesalahan administrasi itu akan membuat pihak rumah sakit mengevaluasi diri. 

Saat ditanya akankah ada sanksi terhadap pihak manajemen atau administrasi atas kesalahan tersebut, pihak rumah sakit menegaskan tak sampai sejauh itu.

“(Pemecatan?) Tak sampai ke sana, tak sampai sejauh itu. Ini catatan kami untuk evaluasi,” jelasnya.

Namun pihaknya memaklumi sikap orang tua bayi Debora dan semua orang tua yang mengalami kisah serupa pasti panik di tengah situasi kegawatdaruratan. Pihaknya terus berupaya melakukan rekonsiliasi terhadap keluarga Debora.

“Kami paham seorang ibu pasti panik di tengah situasi seperti itu. Kami terus berupaya lakukan rekonsiliasi termasuk mengembalikan uang pasien, namun yang bersangkutan tak bersedia,” jelasnya.

Editor : admin

Reporter : (ika/JPC)



Close Ads
Kasus Bayi Debora, RS Mitra Keluarga Ngaku Salah, Tapi…