JawaPos Radar

Warung Nasi Rp 3.000 di Jakarta Sepi Pembeli, Begini Keadaannya

22/02/2018, 14:56 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Warung Nasi Rp 3.000 di Jakarta Sepi Pembeli, Begini Keadaannya
Warung nasi Rp 3.000 (Ikhsan Prayogi/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Setiap manusia diharapkan bisa saling membantu dan berbagai. Mungkin itu bisa terlihat apa yang dilakukan oleh Komisioner Independen PT Citra Marga Nusaphala Persada (PT CMNP), Jusuf Hamka.

Jusuf Hamka membuka warung nasi kuning dengan harga Rp 3.000 yang dijual setiap Senin sampai Jumat pada pukul 11.30 sampai 12.30 WIB. Saat JawaPos.com mengunjungi warung tersebut sekitar pukul 11.00 WIB, sudah terpampang tenda kecil berwarna biru yang di dalamnya berisi tiga meja dan beberapa bangku.

Di dalam meja itu ada seseorang laki-laki yang sedang membenahi kotak makanan yang sudah berisi nasi dan lauk pauk untuk dijual. "Semua dihargai Rp 3000. Maksudnya untuk satu porsi nasi beserta lauk pauk dihargai segitu. Tidak lebih," ujar Humas PT CMNP, Agsa Fahmi, 35, saat ditemui di dalam tenda, Kamis (22/2).

Warung Nasi Rp 3.000 di Jakarta Sepi Pembeli, Begini Keadaannya
Warung nasi Rp 3.000 sepi pembeli (Ikhsan Prayogi/ JawaPos.com)

Tercetusnya warung ini, lanjut Fahmi, semuanya murni berawal dari inisiasi Jusuf Hamka. Sebelumnya PT CMNP sendiri juga sering melakukan kegiatan berbagai rezeki kepada pengendara, khususnya di bulan puasa.

"Kalau puasa kan hanya berbagi kepada pengendara, selain itu waktunya juga singkat. Momennya hanya di bulan puasa saja, kemudian bapak (Jusuf Hamka) berpikir bagaimana agar bisa berbagai disepanjang waktu," cerita Fahmi.

Lalu Pak Jusuf berusaha membuka warung kecil di depan kantornya, dengan menggunakan tenda. Dari warung itu Jusuf berharap bisa membantu para fakir miskin, serta dhuafa agar bisa mendapat rezeki berupa makanan dengan harga yang murah.

Saat mengunjungi warung tersebut, kondisinya sederhana dan belum banyak pembeli yang datang. Menurut Fahmi, warung tersebut memang tidak selalu terlihat ramai. Namun bisa dipastikan selalu ada saja yang datang untuk makan di sana.

(ipy/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up