JawaPos Radar

Tak Terima Disebut Alat Kelamin Kecil, Pelaku Bunuh Selingkuhan

20/09/2017, 07:04 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Tak Terima Disebut Alat Kelamin Kecil, Pelaku Bunuh Selingkuhan
Tersangka Jhon saat diamankan di Polda Metro Jaya (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim Jatanras Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polrestro Tangerang berhasil menangkap Jony Setiawan di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor pada Selasa (19/9) dini hari. Dia adalah pelaku pembunuhan bos mie ayam bernama Fera Yusika Sumarna, 42.

Kapolrestro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, motif pembunuhan karena pelaku sakit atas ucapan bos yang kerap menyebut alat kelaminnya kecil saat melakukan hubungan intim. Ucapan yang sering dilontarkan korban itu membuat pelaku kesal dan akhirnya nekat menghabisi nyawa sang bos mie ayam tersebut.

“Karena sering diejek pelaku yang tersinggung dan emosi langsung membunuh korban. Baru itu pengakuannya kepada tim gabungan saat dimintai keterangan di Polda Metro. Ya memang antara korban dan pelaku memiliki jalinan asmara terlarang atau selingkuh,” ujarnya.

Seperti diketahui, Fera Yusika Sumarna, 42, ditemukan tewas mengenaskan di kamar kontrakan Gang Kartini, RT004/009, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Minggu (17/9), malam lalu. Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku langsung pergi ke wilayah Bogor.

Harry Kurniawan menjelaskan, setelah melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi, polisi akhirnya mengendus bahwa pelaku pembunuhan itu adalah mantan anak buahnya. Tanpa buang waktu, saat itu tim Jatanras langsung meluncur ketempat persembunyian tersangka dan berhasil menangkapnya.

Sementara itu, kerabat korban, Lisa mengaku, senang setelah polisi menangkap pelaku pembunuh kakak iparnya tersebut. Bahkan, keluarganya meminta polisi menghukum Jony Setiawan dengan hukuman terberat yakni hukuman mati. Mengingat perbuatan karyawan Fera itu telah membantai kerabatnya secara keji dan sadis.

“Kami minta Jony ini diberikan hukuman setimpal, yakni hukuam mati juga. Ya karena memang dia sudah merencanakan pembunuhan ini kepada mba Fera. Gara-gara ulah pelaku ini, keponakan saya harus kehilangan kasih sayang ibu mereka,” tuturnya dikutip Indopos (Jawa Pos Group).

(yuz/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up