alexametrics

Begini Ancaman KPU Bagi Pelaku Politik Uang

18 April 2017, 23:15:19 WIB

JawaPos.com – Isu politik uang (money politics) benar-benar membuat semua pihak pasang telinga dan mata untuk mengawasi siapa pelakunya. Bahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI pun menyiapkan ancaman bagi pasangan calon (paslon) jika terbukti melakukan perbuatan tersebut. Bentuk ancamannya yakni menganulir pencalonan kontestan tersebut.

Ketua KPU DKI, Sumarno, mengingatkan untuk masing-masing paslon tidak mencoba-coba bermain politik uang. Salah satunya dengan pembagian sembako. “Pokoknya jangan money politic (politik uang). Money politic itu haram,” kata Sumarno di Jakarta, Selasa (18/4).

Sumarno menyebutkan, sanksi tegas itu telah diatur dalam Pasal 187 poin A hingga D UU Nomor 10/2016 sebagaimana perubahan UU Nomor 8/2015 tentang Pilkada.

Sementara itu, Bawaslu DKI Jakarta menerima laporan politik uang dari tim sukses Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Pasangan nomor 2 dua itu menuding pasangan calon nomor 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno melakukan praktik bagi-bagi sembako kepada warga.

Laporan itu disampaikan oleh Ronny Talapessy, anggota bagian hukum timses Ahok-Djarot bagian hukum. “Ada beberapa lokasi. Seperti di Jakarta Timur itu di Cempaka Putih, ada beberapa titik ya,” sebut Ronny. Dia engklaim mendapat langsung bukti berupa video serta foto pembagian sembako tersebut.

Sementara Ketua Bawaslu DKI, Mimah Susanti mengatakan pihaknya akan mempelajari berbagai laporan penyimpangan kampanye. Termasuk laporan dari timses Ahok-Djarot terhadap dugaan pembagian sembako oleh pasangan Anies-Sandi. “Kalau benar terbukti, bisa dipidana dengan UU Nomor 10/2016,” tandasnya. (iil/JPG)

Editor : Ilham Safutra


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Begini Ancaman KPU Bagi Pelaku Politik Uang