JawaPos Radar

Tak Ada Police Line, Begini Kondisi TKP Tewasnya Warga di Pasar Rumput

18/03/2018, 18:56 WIB | Editor: Ilham Safutra
Tak Ada Police Line, Begini Kondisi TKP Tewasnya Warga di Pasar Rumput
Korban tewas tertimpa material bangunan di Pasar Rumput, Jakarta Selatan. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Bercak darah Tarminah, 54, korban tewas akibat jatuhnya material besi proyek rumah susun (rusun) Pasar Rumput, masih tertinggal di sekitar Jalan Lingkar Belakang Pasar Rumput, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Pantauan JawaPos.com di tempat kejadian perkara (TKP) hingga pukul 17.30 bercak darah tersebut masih ditutupi dengan koran dan diganjal dengan peti kayu. Polisi tidak memberikan garis polisi (police line), melainkan hanya ditandai dengan sebuah lingkaran dengan cat semprot berwarna hitam.

Sejak peristiwa terjadi pada pukul 09.25 pagi, warga tetap bisa berlalu-lalang di kawasan pasar tersebut menggunakan roda dua maupun roda empat.

Menurut saksi mata, Edi, pemilik toko perlengkapan komputer yang berjarak tak jauh dari TKP, korban yang merupakan warga Jalan Tambak II Komplek Polri RT 05 RW 05, Pegangsaan, Jakarta Pusat itu sedang berbelanja sayur.

"Jadi orangnya (korban) lagi belanja, lagi pilih-pilih terus ada besi 4 meter jatuh. Pas nimpa badan langsung geletak itu, darahnya banyak," kata Edi di lokasi, Minggu (18/3).

Sementara itu, Ketua RW 04, Pasar Manggis, Muhamad Dopi mengatakan, besi hollow yang jatuh dari proyek rusun tersebut berasal dari lantai 10 (sebelumnya warga menyebut dari lantai 6). Saat kejadian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). "Korban dibawa naik bajaj ke RSCM tapi sudah meninggal," kata Dopi pada kesempatan yang sama.

Menurutnya, polisi masih berada di dalam proyek gedung untuk pemeriksaan. Namun olah TKP hingga sekarang belum dilakukan.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up