alexametrics

Pilgub DKI, PDIP Tutup Pintu ke Demokrat

18 Februari 2017, 17:56:34 WIB

JawaPos.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan tidak akan membuka komunikasi  untuk mengajak Partai Demokrat bergabung mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah mengatakan, alasan tidak akan mengajak partai yang dimotori oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), karena Partai Demokrat sejak  awal menyatakan sikap tidak mendukung pasangan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

“Terhadap Partai Demokrat, kami memang tidak membuka komunikasi politik lebih dahulu,” ujar Basarah di DPP PDIP, Jalan Dipenogoro, Menteng, Jakarta, Sabtu (18/2).

Menurut anggota Komisi III DPR ini, partai berlogo kepala banteng ini sedari awal menghargai dan menghormati keputusan Partai Demokrat yang berada di luar pemerintahan. 

Hal itu dilakukan demi menjaga etika politik antar sesama partai politik, terlebih PDIP tidak ingin mengganggu pada juridiksi politik yang menjadi otoritas rumah tangga Partai Demokrat. “Saya kira di situ letak posisi politik kami (PDIP) secara resmi,” katanya.

Sekadar informasi, Agus Yudhoyono telah menyatakan kalah di Pilgub DKI, lantaran suaranya tidak mampu menandingi pasangan Ahok-Djarot dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Karena tidak bisa maju di putaran kedua, Agus berpesan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih bisa memegang amanah dan mencintai rakyat Jakarta.(cr2/JPG)

Editor : Mohamad Nur Asikin


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Pilgub DKI, PDIP Tutup Pintu ke Demokrat