alexametrics

Koridor 13 Transjakarta Karya 3 Gubernur DKI

17 Agustus 2017, 13:40:08 WIB

JawaPos.com – Di awal rancanganya moda transportasi bus massal, Transjakarta, di dibuat dengan 14 koridor. Namun sejak diluncurkan pada 2004 sampai 2012, Pemprov DKI Jakarta sudah mengoperasikan 12 koridor.

Sedangkan koridor 13 (Ciledug-tendean) baru dapat dioperasikan pada 2017. Artinya selama rentang waktu lima tahun, 2012-2017, koridor ini akhirnya bisa terbangun dan telah resmi dioperasikan kemarin, Rabu (16/8).

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menilai koridor 13 hasil kerja nyata tiga gubernur. “Pemerintahan DKI Jakarta Periode 2012-2017 merupakan pemerintah kerja. Hasilnya sangat nyata dan bermanfaat. Harus kami akui ini merupakan warisan dari Jokowi, Ahok dan Djarot yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga,” kata Prasetio, Kamis (17/8).

Koridor 13 Transjakarta Karya 3 Gubernur DKI
Halte Cipulir Koridor 13 Transjakarta (Ismail Pohan/Indopos/JawaPos.com)

Sepanjang 2012-2017, Pemprov DKI Jakarta dipimpin oleh tiga gubernur, yakni Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Koridor ini memang digesa rancangan semasa kepemimpinan Gubernur Jokowi. Lantas pembangunan fisiknya baru terlaksana pada awal 2015.

Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, kehadiran koridor 13 ini diyakini mampu mengurangi kemacetan di Jakarta. Sebab, dengan waktu tempuh Ciledug-Tendean kurang lebih 30 menit pasti membuat warga yang selama ini menggunakan kendaraan pribadi akan beralih ke TransJakarta.

“Jalur Ciledug-Kebayoran Lama bisa dibilang Jalur neraka karena kemacetan yang parah. Itu karena jalannya kecil. Tapi dengan busway perjalanan yang sebelumnya berjam-jam bisa dipangkas menjadi hitungan menit,” sambungnya.

Pras mengatakan, DPRD akan terus mendukung program-program pemerintah yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, seperti koridor 13 ini. Diapun berharap pemerintahan periode mendatang bisa mengimbangi pencapaian pemerintahan sekarang ini.

Koridor 13 ini tidak hanya membantu perjalanan warga Jakarta yang berada di ujung selatan Jakarta, tepatnya Petukangan Selatan, Jakarta Selatan. Tapi juga mempercepat perjalanan warga daerah tetangga, seperti Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Selama ini mereka harus menempuh berjam-jam untuk bisa mengakses pusat kota. Hal itu tak terlepas dari padat arus lalu lintas, sedangkan ruas jalan tidak memadai menampung kendaraan yang melintas. Koridor 13 ini dirancang berbeda dengan koridor lainnya, karena menggunakan jalur layang (elevated).

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (iil/JPC)


Close Ads
Koridor 13 Transjakarta Karya 3 Gubernur DKI