alexametrics

Djarot Curhat Kehilangan Banyak Suara Pendukung

17 Februari 2017, 14:21:31 WIB

JawaPos.com – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengapresiasi tingginya partisipasi pemilih di pilkada ibukota. “Bagus, itu artinya kan partisipasinya luar biasa,” kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/2).

Kendati demikian, Djarot menyesalkan beberapa kasus di tempat pemungutan suara (TPS), ada pemilih yang kehilangan hak suaranya. “Dukungan riil untuk kami sampai kekurangan surat suara. Itu kan namanya menghilangkan hak konstitusi warga negara untuk memilih,” sesalnya.

Ke depannya, mantan Walikota Blitar itu berharap agar penyelenggara serta pengawas pemilu bergerak cepat mengatasi warga yang kehilangan hak pilih. Termasuk mendata kembali pemegang hak suara yang belum terekam sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Sebab, Djarot mengklaim banyak warga yang kehilangan hak suara justru merupakan pendukungnya. “Sebagian besar itu pendukung kita (kehilangan hak suara). Artinya sekarang saudara-saudara kita yang ada di luar negeri pada pulang untuk nyoblos kebanyakan begitu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan membeberkan banyak pendukung pasangan petahana yang kehilangan hak suara. Dia menyatakan, pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta 2017 diwarnai banyak pelanggaran oleh penyelenggara pemilu khususnya KPPS, yang terjadi di basis pendukung pasangan Basuki – Djarot.

Pelanggaran di TPS itu mencakup pemilih yang tidak terdaftar di DPT tetapi memiliki e-KTP dan menunjukkan KK kepada KPPS, namun tidak diperbolehkan mencoblos. Selain itu, kata dia, pemilih yang membawa Surat Keterangan dari Dinas Catatan Sipil dan menunjukkan KK kepada KPPS juga tidak diperbolehkan mencoblos.

“Kami juga menemukan banyak surat suara di TPS habis, padahal masih banyak pemilih yang belum memilih, sehingga banyak pendukung Basuki – Djarot tidak bisa menggunakan hak pilihnya,” papar Trimedya belum lama ini. (uya/JPG)

Editor : Thomas Kukuh


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Djarot Curhat Kehilangan Banyak Suara Pendukung