alexametrics

Penempatan Polisi di TPS Buat Pilkada DKI Terasa Aman

16 Februari 2017, 15:41:30 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut Cholil Qoumas menilai Pilkada DKI Jakarta berjalan aman. Salah satu penyebabnya kata dia berkat peran aktif Polri.  

“Polisi perlu diapresiasi, tapi tak hanya Kapolri dan Kapolda. Masyarakat juga perlu (diapresiasi). Pilkada kondusif kemarin menunjukkan masyarakat sudah sangat cerdas berdemokrasi. Tapi Pilkada tidak bisa berjalan sedamai ini tanpa kerja kepolisian yang baik,” jelas Gus Yaqut lewat sambungan telpon, Kamis (16/2).

Menurutnya, penempatan aparat kepolisian di TPS cukup efektif. “Selama itu permintaan penyelengara pemilu, tepat-tepat saja. Tapi bukan merupakan inisiatif dari polisi saja,” sambungnya.

Gus Yaqut berharap polisi bisa lebih intensif pada pilkada putaran kedua nanti. Pasalnya, tinggal dua pasangan yang akan berlaga.  ”Saya menduga ini akan lebih keras dari putaran pertama. Baik terkait peredaraan isu yang dimainkan masing-masing kandidat atau gesekan yang ada di bawah,” kata Anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Hal senada juga dikatakan Praktisi Hukum Ramdan Alamsyah. Menurut dia, apa yang dilakukan Polri itu telah maksimal.  “Saya rasa pengamanan Pilkada kemarin sudah maksimal. Pilkada kan ajang demokrasi, polisi sudah mencerminkan tindakan yang tepat. Masyarakat bisa tenang dalam menentukan pilihannya,” ujar Ramdan.

Dia yang juga kuasa hukum Eyang Subur itu menambahkan, keamanan dan ketenangan Pilkada DKI Jakarta itu tercermin dengan tidak ada anarkisme, tak ada benturan atau intervensi. 

“Penempatan aparat di tiap TPS mampu membuat pemilih tenang, tak ada rasa takut dan tak membuat pihak tertentu memaksakan seseorang untuk menentukan salah satu pasangan calon,” tambahnya. (elf/JPG)

Editor : Mohamad Nur Asikin


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Penempatan Polisi di TPS Buat Pilkada DKI Terasa Aman