alexametrics

Begini Strategi Kampanye yang Dipilih Timses Anies-Sandi

16 Februari 2017, 08:15:28 WIB

JawaPos.com – Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, Mardani Ali Sera mengatakan, strategi kampanye yang dipilih selama ini membuahkan hasil baik. Perolehan suara Anies-Sandi melejit. Mardani mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan petinggi Partai Gerindra dan PKS.

“Kami ucapkan terima kasih untuk Pak Prabowo dan Pak Sohibul Iman, untuk tidak meragukan strategi kami,” ucap Mardani saat konferensi pers di DPP Gerindra, Ragunan, Jaksel, Rabu (15/2).

Strategi yang dimaksud adalah ketika awal kampanye tim pemenangan Anies-Sandi memang tak begitu gencar melakukan gerakan atau Mardani sebut sebagai gigi satu. Namun setiap bulan gigi itu terus bertambah layaknya orang naik motor hingga mencapai gigi empat pada Januari.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu bekerja keras dari awal hingga akhir,” ungkap dia. Strategi tersebut memang berbuah hasil, buktinya Anies-Sandi unggul menurut survei internal, Polmark dan Exit Pol. Selain itu hasil survei tersebut mengkukuhkan Anies Sandi sebagai pemimpin paling dipercaya warga Jakarta.

“Jadi kami melakukan exit pol dan quick count dan Anies-Sandi alhamdulillah jadi yang paling dipercaya warga Jakarta,” terang Mardani.

Sedangkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berterima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang dan bekerja keras dalam memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Prabowo menilai, Pilkada DKI lebih kepada kebangkitan gerakan rakyat Indonesia, karena pilkada khususnya di DKI ini sudah menjadi simbol pertarungan. “Pilkada DKI menjadi simbol antara yang ingin memperjuangkan keadilan, kebenaran, dan kejujuran, dan yang ingin membuktikan bahwa uang bisa menjajah seluruh rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menyebutkan bahwa, Anies-Sandi adalah pasangan yang mengeluarkan biaya paling minim jika dibandingkan dengan dua pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur lainnya. “Kira-kira Anies-Sandi termasuk pasangan ‘pahe’, paket hemat. Setengah mati, tapi Alhamdulillah kami buktikan bahwa nilai-nilai kebajikan, akhlak, rasa kebenaran itu masih ditangkap dan diharapkan oleh rakyat Indonesia,” tandasnya.

Di sisi lain, terkait dengan peluang Pilkada DKI berjalan dua putaran, Anies tak ambil pusing. Sebab, menurut dia, yang paling penting adalah proses pilkada yang jujur, bersih dan tertib. “Saru putaran dua putaran tidak masalah yang terpenting proses pilkadanya jujur bersih dan tertib,” ucap dia.

Proses yang jujur dan bersih memang sanagt penting bagi Pilkada DKI, terlebih beberapa waktu lalu muncul black campaign yang sangat merugikan paslon Anies Sandi, berupa brosur yang ditemukan di matraman dan Kembangan. “Proses kampanye yang diwarnai kecurangan seharusnya tak perlu terjadi untuk menciptakan iklim demokrasi yang sejuk,” kata Anies.

Ia juga mengaku sangat optimis dengan hasil Pilkada DKI, terlebih setelah mengetahui exit poll Anies-Sandi tinggi. “Kita jelas sangat optimis, tetapi sekarang bukan kita yang menentukan, ini semua ada di tangan warga jakarta, warga jakarta yg menentukan,” kata Anies. (wsa/yuz/JPG)

Editor : Yusuf Asyari


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Begini Strategi Kampanye yang Dipilih Timses Anies-Sandi