JawaPos Radar

Tuntaskan Janji Politik, Anies Cabut 2 Raperda Reklamasi

15/12/2017, 12:28 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Tuntaskan Janji Politik, Anies Cabut 2 Raperda Reklamasi
Proyek reklamasi di Teluk Jakarta. (Toni Suhartono/ Indopos/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kelanjutan proyek reklamasi teluk Jakarta hingga saat ini masih menggantung. Tarik ulur kebijakan pembangunan reklamasi melalui rancangan peraturan daerah (Raperda) masih terus digodok oleh DPRD DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur DKI Anies Baswedan saat kampanye dalam Pilkada Jakarta sangat vokal untuk menolak kelanjutan proyek reklamasi teluk Jakarta. Apakah langkah yang akan diambil Anies untuk membahagiakan para nelayan di pesisir pantai Jakarta?

Benar saja, DPRD DKI sudah mengembalikan dua Raperda terkait reklamasi ke Pemerintah Provinsi DKI. Dua raperda yang dimaksud, yaitu Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis (RTRKS) Pantai Utara Jakarta dan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K).

Tuntaskan Janji Politik, Anies Cabut 2 Raperda Reklamasi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Yesika Dinta/ JawaPos.com)

"Sudah diserahkan (oleh DPRD) kemarin, kita akan melakukan pengkajian jadi kita cabut raperdanya," ujar Anies saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (15/12).

Sebagai tindak lanjut, dia mengaku segera membentuk tim dan meninjau ulang isi raperda itu. Nantinya tim tersebut akan melakukan penataan secara konseptual memperhatikan faktor sosiologis, ekonomis, geografis, dan juga faktor strategis global.

Menurutnya, Jakarta ini sebuah ibu kota, sehingga pantainya harus memiliki nilai strategis secara nasional. "Bukan sekadar pantai-pantai sebagai tempat lain, karena itu dari aspek keamanan pun harus sangat diperhitungkan," katanya.

Meski belum menyebutkan nama-nama anggota tim tersebut, Anies memastikan sudah mempersiapkannya agar kemudian akan muncul rumusan konsep penataan pantura Jakarta dan menghasilkan raperda yang baru. "Dengan dicabutnya perda ini maka tidak ada pembahasan di tahun 2018," tandasnya.

Sesuai janjinya, dia akan mewujudkan pemanfaatan seluruh wilayah pantai Jakarta untuk kepentingan rakyat. "Penerjemahannya nanti perlu waktu sesudah tim sudah dirumuskan dan membuat kajian-kajiannya," pungkas Anies. (yes/Yesika)

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up