JawaPos Radar

Hanya Angkut 78 Orang, Transjakarta Bantah Royaltrans Sepi Peminat

14/03/2018, 01:55 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Hanya Angkut 78 Orang, Transjakarta Bantah Royaltrans Sepi Peminat
Bus Royaltrans (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Paska pemberlakuan sistem ganjil genap di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur, pemerintah menyiapkan armada bus sebagai alternatif perjalanan masyarakat. Dua jenis bus, yakni Royaltrans dan Transjabodetabek.

Namun sayangnya, pada hari pertama pengoperasian Royaltrans di Bekasi, masyarakat belum terlihat antusias. Berdasarkan data, dalam satu hari tersebut jumlah penumpang bus premium itu hanya sebanyak 78 penumpang.

Mendengar laporan itu, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Budi Kaliwono membantah bahwa Royaltrans tidak diminati atau sepi penumpang. Menurutnya, hal itu lantaran bus berwarna ungu itu baru sehari di operasikan, Senin (12/3) kemarin.

“Nggak (sepi peminat). Itu kan hari pertama. Jadi pasti jalan baik kok, di hari pertama belum bisa jadi cerminan. Yang pasti kan tol lebih lengang,” ujarnya saat ditemui di Balai kota, Selasa (13/3).

Budi menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus melakukan sosialisasi. Tidak hanya petugas Transjakarta, sosialisasi ini juga ikut digerakkan oleh intansi lainnya, seperti pihak kepolisian dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Kepala BPTJ sudah turun tangan langsung ke tol, kemarin Pak Menteri datang, Pak Kapolri dateng, Pak Korlantas datang, Pak Dishub datang, pejabat datang, itu promosi bagus juga," jelasnya.

Dia pun yakin peminat Royaltrans semakin meningkat seiring dengan sosialisasi yang diberikan. "Saya yakin aturan main ganjil genap bisa jadi promosi tersendiri untuk premium bus kita dan posisi terutama di Bekasi Barat, itu (bus) kan sangat eye catching, bagus,” lanjut Budi.

Sebagai informasi, Transjakarta menyediakan sebanyak 20 unit bus Royaltrans, namun saat ini baru 6 unit bus yang dioperasikan. Bus menyediakan berbagai fasilitas, yaitu Air Conditioner (AC), CCTV, TV LED, USB Port, dan bangku menghadap depan yang bisa diatur. Sedangkan tarifnya dibanderol Rp 20 ribu dengan kapasitas 30 orang penumpang.

“Minimal satu mobil kan seat-nya 30 ya, target kita sekali jalan 25 penumpang satu trip minimal. Karena kan kemacetan pagi di tol bisa lebih baik,” pungkas Budi.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up