alexametrics

Pasca Bom Surabaya, Polres Metro Jakbar Perketat Pengamanan Gereja

13 Mei 2018, 12:45:41 WIB

JawaPos.com – Tragedi ledakan bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, membuat DKI Jakarta siaga 1. Jajaran Polres Metro Jakarta Barat khususnya Polsek tanjung Duren, melakukan sterilisasi ke sejumlah gereja di Grogol Petamburan, Minggu (13/5).

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengimbau seluruh anggotanya untuk melakukan pengamanan extra di gereja-gereja yang ada di wilayah hukum masing-masing.

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana mengatakan, pihaknya langsung memerintahkan anggota di bawah kendali perwira kerjasama dengan pihak petugas pengamanan gereja untuk turut serta mengatur sistem pengamanan para jemaat yang akan melakukan ibadah sejak pagi hingga malam hari.

Pasca Bom Surabaya, Polres Metro Jakbar Perketat Pengamanan Gereja
Polres Metro Jakbar mengamankan gereja (Evi Ariska/JawaPos.com)

“Usahakan mengatur perpakiran mobil agak menjauh dari gereja guna mengurangi pelaku memanfaatkan keramaian umat yang silih berganti mengikuti ibadah,” kata Kompol Lambe di Jakarta, Minggu (13/5).

Tak hanya itu, para petugas kepolisian juga memberikan pengumuman pada gereja-gereja agar tetap tenang dan ikut membantu sistem pengamanan anggota jemaat demi mencegah hal yang tak diinginkan.

Sementara bagi jemaat, dilakukan sistem standard operating producer (SOP) untuk tidak membawa tas mereka ke dalam gereja dan dapat dititipkan di tempat tertentu yang telah diatur bersama petugas pengaman gereja.

“Ini merupakan standart operasional kita dalam pengamanan gereja, dan sterilisasi dilakukan guna menjamin kemananan dan kelancaran jalannya ibadah jemaat gereja,” pungkasnya.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : (eve/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Pasca Bom Surabaya, Polres Metro Jakbar Perketat Pengamanan Gereja