JawaPos Radar

Hasil Survei Tanah Abang, Gembong: Kita Enggak Pernah Dikasih Tahu

13/03/2018, 18:05 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Hasil Survei Tanah Abang, Gembong: Kita Enggak Pernah Dikasih Tahu
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono (Evi Ariska/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tengah berencana mengomunikasikan hasil survei penataan kawasan Tanah Abang tahap pertama bersama dengan kepolisian dan stakholder terkait. Namun, hingga kini pihak Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) DKI Jakarta belum diajak berembuk bersama.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengaku tidak mengetahui ataupun diberitahu terkait hasil survei penataan tahap pertama oleh pihak eksekutif dalam hal ini Pemprov DKI. Survei tersebut berisi hasil responded elemen masyarakat terkait penutupan Jalan Jatibaru yang dimulai sejak Januari 2018 smpai Februari 2019.

"Enggak ada (dikasih tau hasil survei), kita enggak pernah dikasih tau," kata Gembong saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (13/3).

Hasil Survei Tanah Abang, Gembong: Kita Enggak Pernah Dikasih Tahu
Penataan Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Politikus PDIP ini menerangkan, seharusnya kebijakan-kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat Jakarta harus dikomunikasikan atau diinformasikan kepada DPRD DKI, mengingat DPRD adalah wakil rakyat dan rekanan Pemprov DKI.

"Idealnya begitu (dikasih tau), supaya tidak gaduh. Kebijakan-kebijakan yang menyangkut masyarakat banyak, ini kebijakan yang dampaknya ke masyarakat luas, maka seharusnya perlulah disampaikan kepada dewan di informasikan lah," ungkapnya.

Lanjut ditambahkannya, karena tidak adanya komunikasi antara Legislatif dan Eksekutif, maka pihaknya berusaha menjalin komunikasi melalui hak interpelasi anggota dewan. Sehingga, hak tersebut, kata dia, bukan untuk membuat gaduh hubungan DPRD DKI dan Pemprov DKI melainkan berupaya menjalin komunikasi.

"Kalau kita bicara komunikasi kan harus ada niat kedua belah pihak, maka supaya lebih fair kita ajukan interpelasi. Jadi bukan niat kami mau membuat kegaduhan, enggak. Kita berusaha (berkomunikasi)," pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya telah membahas beberapa kajian terkait survei penataan Tanah Abang tahap pertama dan menengah bersama dengan kepolisian dan stakholder terkait.

"Semua (stakeholder) tadi sudah diundang. Diberikan arahan untuk sebelum bicara ke media dan ke publik, betul-betul pastikan bahwa stakeholder yang paling dekat dengan kita yaitu pihak Dirlantas itu terkomunikasikan dengan baik dan semua mitra kita, stakeholder juga terkomunikasikan dengan baik," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (12/3) malam.

(eve/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up