JawaPos Radar

Tanpa Video Ahok, Laman Youtube Pemprov DKI Sepi

12/12/2017, 11:12 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Tanpa Video Ahok, Laman Youtube Pemprov DKI Sepi
Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah tak pernah lagi mengunggah video rapat pimpinan (rapim) yang biasa rutin diunggah satu kali seminggu. Hal itu terbukti dari laman resmi YouTube Pemprov DKI Jakarta yang tidak memuat rapim semenjak sebulan yang lalu.

Berdasarkan penelusuran JawaPos.com pada Selasa (12/12), laman YouTube tersebut masih intensif mengunggah aktivitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno. Dalam beberapa kesempatan akun video itu juga menayangkan beberapa informasi terbaru terkait ibu kota.

Ternyata ada peraturan gubernur (Pergub) DKI Jakarta yang mewajibkan publikasi video. Pergub yang dibuat pada era mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu tercatat Nomor 159 Tahun 2016 tentang Penayangan Rapat Pimpinan dan Rapat Kedinasan Pengambilan Keputusan Terkait Pelaksanaan Kebijakan pada Media Berbagi Video.

Tanpa Video Ahok, Laman Youtube Pemprov DKI Sepi
Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno. (Yesika Dinta/ JawaPos.com)

"Semuanya kita videoin kok. Silakan minta aja. Setau kita sih gak ada yang kita langgar ketentuan mengenai YouTube," ujar Wagub DKI Sandiaga Uno membantah pelanggaran Pergub.

Dia mengungkapkan, kegiatan rapim selalu didokumentasikan SKPD terkait. Hal itu bertujuan agar masyarakat melihat persoalan ibu kota langsung dari jajaran para pemimpinnya dan beri masukan demi adanya perbaikan untuk Pemprov.

Untuk masalah transparansi, Politikus Partai Gerindra itu menegaskan tidak akan tertutup termasuk persoalan dokumentasi video rapim yang dikabarkan tidak dimuat dalam YouTube Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau ada kita lakukan, kalau gak ada dampaknya mudharatnya banyak banget saling olok-olokan luar biasa. Jadi, dewasalah, kita tahu bahwa apa yang diinginkan masyarakat tinggal ditanya, gak ada yang ditutupin, prosesnya kita akan buka seluas-luasnya," ungkap dia.

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up