alexametrics

Pasca Rusuh Mako Brimob, Sandiaga Harap Bisnis Tak Terganggu

11 Mei 2018, 14:15:00 WIB

JawaPos.com – Insiden kerusuhan di Mako Brimob menjadi perhatian banyak kalangan, baik masyarakat maupun pejabat. Pasalnya, bentrokan antara narapidana teroris dan Densus 88 itu menimbulkan enam korban jiwa yang lima di antaranya adalah polisi dan satu orang napiter.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan rasa duka citanya kepada para petugas yang gugur. Dirinya pun berharap kejadian tersebut tidak mempengaruhi kegiatan usaha dan berbisnis, mengingat lokasi yang berada di Depok, Jawa Barat itu sangat dekat dengan ibu kota.

“Kita juga turut berdua cita kejadian di Mako Brimob itu kami harapkan nggak ganggu kegiatan berusaha dan berbisnis,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/5).

Politikus Partai Gerindra itu khawatir lantaran bentrokan di Mako Brimob sempat menjadi perhatian dunia. Seperti yang diketahui, kejadian juga bertepatan dengan anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS yang mencapai angka psikologisnya sebesar Rp 14 ribu sejak Senin (7/5).

“Jangan sampai ini turunkan minat investasi, dan lapangan kerja tidak terbuka, dan momentum pertumbuhan ekonomi menjadi stagnan kembali,” tutur Sandi.

Adapun dalam kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5) malam, total ada 6 korban tewas. Lima di antaranya merupakan anggota kepolisian. Mereka adalah Bripda Syukron Fadhli, Ipda Yudi Rospuji, Briptu Fandy Setyo Nugroho, Bripka Denny, dan Bripda Wahyu Catur Pamungkas.

Sementara satu orang lainnya merupakan napi kasus terorisme di Pekanbaru, Abu Ibrahim alias Beny Syamsu.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : (yes/JPC)



Close Ads
Pasca Rusuh Mako Brimob, Sandiaga Harap Bisnis Tak Terganggu