JawaPos Radar

Tendanya Megah Tak Mungkin Mereka Pedagang Kecil

07/06/2017, 14:58 WIB | Editor: Ilham Safutra
Tendanya Megah Tak Mungkin Mereka Pedagang Kecil
Ilustrasi (dok. JPNN.com)
Share this

JawaPos.com - Menjelang hari raya Idul Fitri pedagang parsel musiman semakin menjamur menawarkan barangnya. Hanya saja mereka berjualan kerap mengganggu ketertiban lalu lintas, karena berjualan di pinggir.

Seperti yang terdapat di bibir Jalan Pegangsaan Timur, tepatnya di depan Stasiun Cikini, Jakarta Pusat. Keberadaan pedagang parsel membuat lalu lintas semakin macet. Sehingga mereka ditertibkan petugas gabungan.

Kepala PPNS dan Penindakan Satpol PP Jakarta Pusat, Rahmat Effendi mengatakan, dikerahkan petugas gabungan lantaran tingkat kerawanan yang dinilai cukup tinggi di daerah tersebut.

"Hampir sekitar 300 orang kami terjunkan. Karena memang kerawanannya tinggi, masyarakat tadi juga sedikit histeris," kata Rahmat seperti diberitakan Rmoljakarta (Jawa Pos Group), Rabu (7/6).

Rahmat menuturkan, sebetulnya pedagang parsel telah difasilitasi di pihak Kecamatan Menteng, yakni di Pasar Kembang Cikini dan di Jalan Penataran dekat Tugu Proklamasi. Namun mereka tetap saja menggelar lapak di pinggir jalan.

Sementara, Camat Menteng Paris Limbong menambahkan, di dua tempat tersebut kini terdapat 60 pedagang sudah direlokasi. Sedangkan 20 orang lainnya tetap membandel dan malah mendirikan tenda besar, Selasa (6/6) malam kemarin.

"Sudah ada tempatnya, kami siapkan, tapi yang 20 pedagang ini nggak mau. Kami hanya menjalankan aturan bahwa tidak bisa trotoar digunakan untuk berdagang, apalagi kalau tendanya besar dan permanen," ujar Paris.

Tenda yang didirikan pedagang, dinilai Paris cukup megah. Dia menduga oknum pedagang itu pedagang besar yang berusaha mencari keuntungan berkali-kali lipat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Tendanya besar, kalau pedagang kecil gak akan mampu bayar tenda sebagus itu. Mereka (pedagang) itu ada bosnya dan bukan pedagang baru, orang lama yang itu-itu saja dari tahun ke tahun," pungkasnya. (awr/rmol/iil/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up