JawaPos Radar

Belum Juga Nodong, Preman Terminal Pasar Senen Diciduk Polisi

06/07/2017, 08:51 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Belum Juga Nodong, Preman Terminal Pasar Senen Diciduk Polisi
Ilustrasi (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Riki harus berurusan dengan polisi. Pemuda 25 tahun itu sok jagoan petangtang-petengteng membawa senjata tajam di Terminal Senen, Jakarta Pusat. Diduga pelaku adalah preman sindikat penodongan.

Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno menjelaskan, awalnya terdapat laporan gerak-gerik pelaku mencurigakan, Selasa (4/7) sekitar pukul 17.00. Pelaku petantang-petenteng di terminal bus Senen dan terlihat sedang membawa sebilah golok.

Begitu mendapat informasi, tim reserse langsung meluncur ke terminal bus Senen untuk melakukan pengamatan. Selanjutnya pemuda itu sudah masuk ke dalam sebuah bus Mayasari Bakti Nomor 17A jurusan Senen-Kampung Rambutan dengan mengambil posisi duduk di kursi bagian belakang.

Benar saja, saat ditangkap polisi menemukan sebilah golok tajam yang berada di dalam tas warna hijau yang dibawanya itu. Turut disita polisi satu unit ponsel. Pemuda yang mengaku bernama Riki itupun langsung digelandang ke Mapolres Jakarta Pusat untuk dilakukan proses hukum.

Riki dijerat dengan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. "Yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap untuk apa membawa golok itu, dan hendak dipergunakan untuk apa membawa golok tersebut, termasuk mengungkap kelompoknya dia ini," paparnya.

Menurut Suyatno, maraknya aksi kriminalitas di kawasan Senen sudah menjadi momok yang menakutkan bagi para pengunjung terminal tersebut. "Kita juga antisipasi segala hal (termasuk serangan teroris ke polisi)," tandasnya. (ind/yuz/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up