alexametrics

Cakung Kreatif Ajak Warga Lupakan Ketegangan Pilkada DKI

5 November 2017, 16:56:44 WIB

JawaPos.com – Pengaruh negatif Pilkada DKI Jakarta 2017 rupanya masih terasa hingga saat ini. Mulai dari saling sindir, hujatan hingga menimbulkan perselisihan di masyarakat masih muncul.

Yang terbaru, seorang anak di Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, menjadi korban bullying atau perundungan temannya. Bocah berinisial JSZ itu juga sempat ditusuk tangannya menggunakan pulpen. Hal ini terjadi lantaran wajah siswa kelas 4 SD itu dinilai mirip dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Merasa gerah dengan segala perselisihan yang ada, Cakung Kreatif, komunitas warga yang terdapat di Jalan Balai Rakyat, RT 01/04, Cakung Timur, Jakarta Timur, mengajak warga bergembira untuk melupakan segala sengketa akibat perbedaan pandangan politik. Salah satu caranya dengan bekerja bakti bersama membersihkan kali sekitar.

“Dengan kegiatan ini, kita ingin mengajak warga itu senang-senang. Nggak usah lagi mikirin Pilkada, politik dan sebagainya,” ujar Hengky Lumban Toruan, pembina Cakung Kreatif, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/11).

Mereka membersihkan sampah yang mengotori sungai bersama sekitar 100 orang yang terdiri anak dan orang tua. Tak sedikit dari mereka yang terjun langsung ke saluran air. Tidak hanya itu, mendongeng dan senam bersama juga dihelat.

“Peserta nampak antusias. Anak-anak senang dengan dongengnya, sementara ibu-ibu malah inginnya senam digelar rutin,” kata pria yang kerap disapa Eky tersebut.

Hengky yakin, acara yang mereka helat berdampak positif, terutama untuk sejenak meredakan konflik. Karena itu, acara serupa rencananya bakal dilaksanakan kembali di lokasi yang berbeda.

“Yang tadinya musuhan, sering ribut, jadi lupa gara-gara acara ini. Jadi nggak cuma konteksnya pilkada, tapi juga bisa memperbaiki hubungan sehari-hari antar warga,” jelas dia.

Sriyanti Suherman, pengajar salah satu sekolah swasta bertaraf internasional, yang ikut berpartisipasi, mengaku senang bisa menghibur warga. Dalam kegiatan bertajuk “Bersih Jakarta” itu, Sriyanti bertugas mendongeng sekaligus instruktur senam para ibu. “Saya mendongeng tentang kebersihan. Saya kira cukup berkesan bagi semuanya acara ini,” ujarnya.

Tema kebersihan dipilih menyesuaikan kondisi di lokasi. Dibantu tim, ia mendongeng kisah-kisah yang diperoleh dari buku atau hasil karangannya. Perempuan yang memiliki nama lain Miss Pipi ini, memang biasa terjun membantu masyarakat baik itu dengan mendongeng atau mengajarkan senam, maupun memberikan penyuluhan berbagai hal. “Saya ambil ilmu yang saya dapat dari sekolah tempat saya mengajar, lalu saya terapkan di masyarakat,” kata dia.

Adam Stevanus, perwakilan Pajero Owners Community (POC), komunitas yang turut serta mendukung kegiatan, menilai penting acara yang digelar pukul 08.30-12.00 WIB itu bagi masyarakat. Sebab selain meningkatkan rasa kebersamaan, lingkungan sekitar menjadi lebih bersih berkat aksi membersihkan kali. “Jika rajin kita bersihkan, sungai menjadi tidak tercemar. Sehingga penyakit yang menyebar akibat sungai yang kotor, bisa diminimalkan,” ujarnya.

Adam mengaku sering menggelar kegiatan serupa di sejumlah lokasi di Ibu Kota. Atas itu, acara yang juga didukung bank milik pemerintah tersebut dijadwalkan bukan yang terakhir, tapi akan ada rangkaian selanjutnya.

“Kita libatkan anak-anak pada kegiatan ini, agar sejak dini mereka paham jika kebersihan sungai harus dijaga. Salah satu caranya dengan tidak membuang sampah ke sungai,” tandasnya.

Editor : admin

Reporter : (fab/JPC)



Close Ads
Cakung Kreatif Ajak Warga Lupakan Ketegangan Pilkada DKI