Ada Pertemuan Ulama Internasional, Anies Diminta Batalkan Aksi 67

05/07/2018, 16:36 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Aswaja Satu menggelar aksi di depan kantor Gubernur DKI Jakarta, Kamis (5/7). Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera membatalkan aksi 67 yang dinilai mencederai pertemuan ulama internasional. (Istimewa/Aswaja Satu)
Share this image

JawaPos.com - Massa yang tergabung dalam Aliansi Warga Jakarta Bersatu (Aswaja Satu) menggelar aksi di depan kantor Gubernur DKI Jakarta, Kamis (5/7). Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera membatalkan aksi 67 yang dinilai mencederai pertemuan ulama internasional.

"Kami mendesak Pak Anies sebagai tuan rumah pertemuan ulama internasional untuk membatalkan aksi 67 demi menjaga nama baik ulama di pertemuan internasional yang sedang berlangsung," ujar Humas Aswaja Satu Ustad Haji Rowidin di Jakarta, Kamis (5/7).

Menurut dia, sangatlah tidak elok dan tidak etis di saat ulama internasional sedang berkumpul, sementara ulama lain justru melakukan demo. "Jika terjadi, demo tersebut sangat mencederai nama baik ulama Indonesia. Apalagi posisi kali ini juga Pak Anies sebagai salah satu penggagas pertemuan ulama internasional ini," papar Rowidin.

Selain itu, sambung dia, Aksi 67 diduga sangat bernuansa politis yang dapat menimbulkan kegaduhan. Bukan malah membuat kedamaian dan ketentraman umat islam.

"Kami sangat menyayangkan, isu-isu yang dibawa juga diduga issue titipan demi kepentingan tertentu, dan ini penting pak Anies perhatikan," ujarnya.

Oleh karena itu, Rowidin bersama Aswaja Satu mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk menyukseskan pertemuan ulama internasional yang sedang berlangsung.

"Mari kita kawal dan jaga keamanan dan kenyamanan pertemuan ulama internasional yang sedang berlangsung, kita tunjukkan di mata internasional, sebagai tuan rumah Indonesia mampu melaksanakan pertemuan ini dengan baik dan tertib," pungkasnya.

Diketahui, Persaudaraan Alumni (PA) 212 kembali akan menggelar aksi. Kali ini, aksi mereka bertajuk 'Ummat Bersatu Tegakkan Keadilan' pada Jumat besok (6/7). Sementara itu, saat ini juga sedang ada pertemuan dai dan ulama internasional dengan tema "Sinergi Untuk Harmoni". Acara tersebut berlangsung mulai 3-6 Juli 2018 di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat.

(fab/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi