alexametrics

Top! Siswi Bahasa Ini Raih Nilai UN Matematika 100

5 Mei 2018, 16:10:58 WIB

JawaPos.com – Saat memasuki SMA, jurusan bahasa sering dianggap remeh. Tapi tidak bagi Gabriela Levina Irene. Siswi yang bersekolah di Santa Ursula (Sanur) ini berhasil meraih peringkat pertama untuk nilai Ujian Nasional (UN) mata pelajaran bahasa se-DKI Jakarta.

Bagi Gabriela, bahasa adalah jurusan yang unik. Berbeda dengan mata pelajaran lain yang lebih ke arah berhitung dan teknis, bagi siswi ini, bahasa adalah sesuatu yang baru dan mengasikkan.

Dari hal ini, ia mendapat prestasi gemilang. Terbukti dari nilai yang diraihnya. Tapi yang menarik, nilai matematika siswi ini paling tinggi dibandingkan mapel lain.

Top! Siswi Bahasa Ini Raih Nilai UN Matematika 100
Para siswi berprestasi yang berasal dari SMA Santa Ursula (Sachril Agustin/ JawaPos.com)

“Jurusan saya memang bahasa tapi bukan berarti saya tidak bisa matematika si hahaha. Cuma yang terpenting dari matematika itu adalah latihan. Walau awalnya sulit, tapi saat kita melatihnya terus lama kelamaan akan bisa,” ungkapnya dengan senyuman, di sekolah Sanur, Jakarta, Sabtu (5/5).

Siswi berkacamata ini meraih perolehan gemilang dari Unas 2018. Nilainya, Bahasa Inggris sebesar 86 poin, Bahasa Indonesia 88 poin, Matematika 100 poin, dan Bahasa Asing 98 poin. Dari sini terlihat, apa yang dicapainya tidak sia-sia.

Memilih Bahasa Asing sebagai pilihan dalam Unas bukan tanpa alasan. Bagi Gabriela, pemilihan ini ia lakukan karena dia menganggap mata pelajaran ini sesuai dan yang paling bisa dikerjakan. Nilai bahasa Inggrisnya memang yang terendah, tapi hal ini bukan tanpa sebab.

“Bahasa Inggris saya belum terbiasa saja ya karena soal bahasa Inggris dari sekolah dengan yang keluar saat Unas itu berbeda. Jadi lebih kearah kurang terbiasa saja,” tuturnya.

Meski mendapat nilai tertinggi, tapi Gabriela mengaku belajar layaknya siswi pada umumnya. Ia mengaku tidak ambisius untuk meraih yang terbaik. Begitu pun dengan teman-temannya. Baginya, semua siswi dalam menghadapi Unas ini belajar dengan kapasitas yang sama dan rata.

Sekolah di tempat yang dimana muridnya adalah perempuan semua tak membuat Gabriela kaku. Di sekolah ini, ia mengaku mendapat pengalaman dan teman. “Bagi aku Sanur itu unik. Karena disini kekeluargannya dapet. Mungkin karena tidak ada cowonya juga ya, jadi disini tidak jaim, lebih luwes, dan guru-gurunya juga baik. Di sekolah ini, kami diberi ruang untuk berkembang,” bebernya.

Lainnya, Gabriela tak ingin disebut ambisius karena mendapat pencapaian ini. Meski ada stereotype bahwa siswi Sanur terkesan ambisius, bagi perempuan berkacamata ini hal itu tidaklah benar.

“Sanur itu kesannya ambisius banget, padahal enggak. Saya dan teman-teman saja pas Unas berpikir, ‘Waduh nilai bakal ancur banget ni’. Tapi ternyata kejadiannya tidak begitu kan. Disini kita semua sama-sama berjuang dan sama saja dengan sekolah yang lain,” ungkapnya dengan tertawa.

Dari sini, ia berpesan kepada adik-adik kelasnya untuk selalu berjuang, khususnya kepada siswi kelas XI yang hanya tinggal satu tahun lagi. “Yang dinikmati indahnya saja. Kalau banyak ulangan dan tugas diresapi saja karena itu tidak akan seberapa dengan bahagia yang didapat nanti,” tutupnya dengan keyakinan.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : (sab/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads
Top! Siswi Bahasa Ini Raih Nilai UN Matematika 100