JawaPos Radar

Bengkel Bubut Terbakar Akibat Korsleting, Total 2016 Lebih dari 281 Kebakaran

26/12/2016, 08:59 WIB | Editor: admin
Bengkel Bubut Terbakar Akibat Korsleting, Total 2016 Lebih dari 281 Kebakaran
LUDES: Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di bengkel las bubut, Minggu (25/12).. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Kebakaran terjadi di sebuah bengkel las bubut di Jalan Pesapen Kali 1, RT 4, RW XIV, Minggu (25/12).

Besarnya api membuat petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk menjinakkan si jago merah.

Api diketahui berkobar pukul 09.45 di lantai 2 bangunan bengkel. Tempat tersebut biasa dipakai untuk administrasi bengkel. Saat itu, bengkel sedang tutup.

Pemiliknya, Ahong Mangkuanang, juga tidak berada di tempat. Ahong baru datang pukul 10.30. Pria yang tinggal di Jalan Tidar shock saat melihat usahanya dilalap api.

Dia tidak percaya bangunan berukuran 11,50 x 67 meter itu nyaris ludes terbakar. Mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar lima menit setelah laporan awal.

Satu unit dari UPTD Pasar Turi datang terlebih dahulu. Kebetulan, lokasi kebakaran memang dekat dengan pos tersebut.

”Total ada 14 unit yang kami kerahkan dan empat unit mobil bantuan dari DKP,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya Chandra Oeratmangun.

Petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan saat berusaha menjinakkan amuk api. Mereka tidak bisa masuk di lantai dasar lantaran pintu harmonika terkunci.

Petugas terpaksa merusak pintu dengan mesin pemotong besi. Saat itu, api sudah merembet ke beberapa bagian bengkel.

”Dugaan sementara, kebakaran disebabkan hubungan arus pendek di lantai 2,” terang Chandra. Api tidak hanya melahap bangunan. Dua motor dan sepeda juga terbakar.

Mesin las bubut ludes tak tersisa. Api benar-benar bisa dijinakkan pukul 12.10. Belum bisa diperkirakan nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.

Peristiwa kemarin menambah daftar kebakaran yang terjadi di metropolis. Hingga pertengahan Desember, terjadi 281 kebakaran.

Berdasar data Dinas PMK Kota Surabaya, angka tersebut sebenarnya turun sekitar 50 persen.

”Tahun lalu saat memasuki pertengahan Desember, kebakaran terjadi 609 kali,” tambah Kabidops dan Pembinaan Dinas PMK Kota Surabaya Bambang Vistadi. (did/c6/fal/sep/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up