alexametrics

Ditanya Soal Pengamanan Pilgub, Ini Jawaban Kapolda Jatim

23 November 2017, 18:46:01 WIB

JawaPos.com — Kurang dari sepuluh bulan lagi Pilkada serentak akan digelar. Termasuk di Jawa Timur. Segala persiapanpun dilakukan, termasuk pengamanan dari kepolisian. Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menegaskan pihaknya sudah bersiap diri sejak jauh-jauh hari. Koordinasi internal maupun eksternal telah dilakukan. “Mau besok pilkadapun kami sudah siap,” tegas Machfud kepada JawaPos.com selepas peresmian dua gedung baru di Mapolrestabes Surabaya, Kamis siang (23/11).

Machfud kemudian menjelaskan secara rinci apa-apa yang telah dilakukan oleh Polda Jatim. Diantaranya adalah melatih personil secara khusus untuk menghadapi situasi chaos yang mungkin muncul pada tahapan Pilgub Jatim. Mulai sebelum masa kampanye, saat kampanye, masa penghitungan suara, hingga pasca penetapan pemenang. Latihan tersebut juga melibatkan komposisi anggota TNI.

Selain menyiapkan pasukan, Polda Jatim juga intens berkomunikasi dengan tokoh agama. Menurut Machfud, peran tokoh agama sangat sentral selama hajatan Pilgub mendatang. Terutama apabila terjadi unjuk rasa. “Mungkin bisa berkolaborasi saat menghadapi unjuk rasa. Tidak hanya Brimob yang turun, tapi ulama dan kiai juga bisa meredam emosi. Biar polisi tidak perlu nembak-nembak lagi,” tutur jenderal bintang dua tersebut.

Machfud menambahkan, pihaknya juga mengantisipai peta-peta rawan konflik saat pilgub mendatang. Mereka sudah mengantongi data hasil evaluasi pengamanan yang pernah dilakukan sebelumnya. “Kami mengacu pada data 2013 lalu untuk menganalisa potensi kerawanan. Secara garis besar hampir sama,” sebutnya.

Sejumlah kawasan yang mendapat perhatian polisi di antaranya adalah Madura dan kawasan tapal kuda. Di dua daerah tersebut memang punya banyak basis massa dan militan.

Pemicu kerusuhan biasanya terjadi karena adanya ketidakpuasan salah satu kelompok massa. Untuk menyiasati hal itu, polisi juga melakukan pendekatan secara preventif.

Meskipun demikian, polisi juga tidak akan berleha-leha. “Kami tidak boleh under estimate dan harus mempersiapkan segala kemungkinan yang bakal terjadi. Kalau memang seandainya terjadi (kerusuhan), kami sudah siap,” pungkasnya.

Editor : admin

Reporter : (did/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Ditanya Soal Pengamanan Pilgub, Ini Jawaban Kapolda Jatim