alexametrics

Arumi Bachsin Bisa Jadi Senjata Sekaligus Blunder Buat Emil Dardak

22 November 2017, 14:22:44 WIB

JawaPos.com — Majunya Emil Dardak mendampingi Khofifa Indar Parawansa memanaskan tensi persaingan menjelang Pilgub Jatim 2018. Emil dianggap bisa merepresentasikan suara generasi milenial.

Emil yang merupakan Bupati Trenggalek cukup dikenal masyarakat Jawa Timur. Terlebih, istrinya, Arumi Bachsin, juga merupakan public figure. Arumi juga turut andil mendongkrak suara Emil saat memenangi Pilkada Trenggalek berpasangan dengan Wakilnya Mochamad Nur Arifin 2015 lalu.

Senior Advisor iPol Indonesia Maman Suherman menilai, sosok Arumi tersebut juga bisa diandalkan Emil untuk perhelatan Pilgub mendatang. “Sangat bisa. Karena Arumi adalah artis yang tentunya juga dikenal oleh masyarakat,” terang Maman kepada JawaPos.com, Rabu pagi (22/11).

Sebagai artis, nama Arumi memang punya banyak penggemar. Parasnya yang ayu dan sosoknya yang tidak neko-neko membuat orang mudah mengingatnya. Arumi bisa kembali jadi senjata bagi Emil untuk memenangkan Pilgub.

Namun demikian, Maman mengingatkan bila kubu Khofifah-Emil juga harus tetap berhati-hati bila mengeksplor sosok Arumi untuk menggaet suara. Sebab, yang namanya artis, selain punya fans tentu juga punya haters. Ini memang ibarat dua sisi mata uang. “Kalau yang suka (dengan Arumi, red) pasti ambil positifnya. Yang tidak suka ya ambil negatifnya. Namanya juga penilaian, bebas saja,” ungkap Maman.

Maman mengingatkan agar kubu Khofifah-Emil cermat menempatkan Arumi pada masa kampanye mendatang. Artinya, mereka harus tahu porsinya. Sebab yang bertanding bukan Arumi, tapi Khofifah dan Emil. “Kalau tidak berhati-hati bisa jadi blunder,” jelas notulen pada acara Indonesia Lawak Klub (ILK) tersebut.

Emil Dardak disebut akan mendampingi Khofifah pada Pilgub Jatin 2018. Meskipun belum ada deklarasi resmi, mereka akan didukung partai koalisi Demokrat, Golkar, Nasdem, dan Hanura. (did/JPG)

Editor : admin

Reporter : (did/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Arumi Bachsin Bisa Jadi Senjata Sekaligus Blunder Buat Emil Dardak