alexametrics

Akhmad Munir Kembali Pimpin PWI Jatim, Ingin Perbanyak Wartawan yang Punya Kompentensi

21 November 2016, 10:39:00 WIB

Kepala Biro LKBN Antara Jawa Timur Akhmad Munir kembali terpilih sebagai ketua PWI Jatim periode 2016–2021. Munir menang mutlak setelah memperoleh 136 dari 150 suara dalam konferensi di Kantor PWI Jatim Sabtu (19/11) di Jalan Taman Apsari, Surabaya.

RISTA CAHAYANINGRUM

SUARA dukungan untuk Munir jauh mengungguli calon ketua lainnya. Yakni, Eko Widodo dari Arek TV. Eko hanya meraih 10 suara. Selain itu, ada empat surat suara yang tidak sah. Pemilihan ketua PWI Jatim juga dihadiri Ketua Umum PWI Pusat Margiono.

Sebenarnya ada lima orang yang mendaftar menjadi calon ketua PWI Jatim. Selain Munir dan Eko, tiga pendaftar lain adalah Pemred Malang Post Chusnun Djuraid, Pemred Lensa Indonesia Arief Rahman, dan redaktur Surabaya Pagi Riko Abdiono.

Namun, berdasar hasil verifikasi data yang dilakukan pada 14–16 November, hanya dua kandidat yang lolos seleksi. ’’Pada 18 November diumumkan bahwa calon ketua PWI Jatim hanya saya dan Pak Eko,’’ kata Munir.

Ada empat syarat administrasi yang harus dimiliki bakal calon ketua PWI Jatim. Yakni, memiliki kartu anggota sekurang-kurangnya 5 tahun, lulus uji kompetensi wartawan kelas utama, pernah menjadi pengurus PWI provinsi, dan tidak menjadi pengurus partai politik.

Sebagai incumbent, Munir menyatakan, pihaknya lebih memilih melanjutkan program yang dilakukan pada periode kepemimpinan sebelumnya. Ya, selama menjadi ketua PWI Jatim periode 2012–2016, Munir ingin memperbanyak wartawan yang berkompetensi.

Dia menyebutkan, selama periode tersebut, dia berhasil mengadakan 16 kali uji kompetensi wartawan (UKW). ’’Masing-masing UKW diikuti 50–60 wartawan,’’ tuturnya. Munir mengungkapkan, jumlah wartawan di Jatim lebih dari 1.000 orang.

Sementara itu, yang sudah memiliki sertifikat UKW baru sekitar 50 persen. ’’Untuk itu, targetnya memperbanyak jumlah wartawan yang berkompetensi,’’ ujarnya. Program lain adalah menghidupkan PWI di kota/kabupaten.

Dia menyebutkan, kini Jatim sudah memiliki 22 cabang PWI daerah yang membawahi 28 kota/kabupaten. Nah, dia berharap jumlah PWI di Jatim bertambah pada masa kepengurusannya nanti. Rencananya, Munir mendirikan PWI di Madiun, Ngawi, Lumajang, dan Probolinggo.

Selesai dengan pemilihan ketua, kemarin dibentuk pengurus harian PWI Jatim. Pada periode 2016–2021 Munir bakal dibantu lima wakil. Yakni, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan Nurwahid (Jawa Pos), dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Machmud Suhermono (JTV).

Kemudian, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Ainurrohim (beritajatim.com), Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan Teguh Lulus Rachmadi (Suara Pembaruan), serta Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Lutfie Hakim (kabarbisnis.com).

Adapun kursi sekretaris dijabat Eko Pamudjo (Duta Masyarakat). Selain pengurus harian, peserta konferensi PWI Jatim juga memilih Djoko Tetuko sebagai ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) dan Dhimam Abror sebagai Dewan Penasehat.

Ketua Umum PWI Pusat Margiono mengatakan, sudah saatnya para wartawan berhimpun dalam organisasi profesi yang ada. Baik itu PWI, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) atau organisasi profesi wartawan lain yang diakui oleh pemerintah.

Dengan berhimpun itu diharapkan maka kompetensi dan profesionalitas para wartawan semakin meningkat. ''Kami juga berharap PWI Jatim juga terus melakukan kaderisasi,'' katanya.

Margiono menambahkan, pada 2018 mendatang, PWI pusat juga akan mengadakan pemilihan ketua umum. Karena itu, pihaknya juga berharap ada kandidat dari Jatim yang ikut maju dalam Kongres PWI tersebut. (rst/c15/oni/sep/JPG)

Editor : admin


Close Ads
Akhmad Munir Kembali Pimpin PWI Jatim, Ingin Perbanyak Wartawan yang Punya Kompentensi