JawaPos Radar

KASUSIANA

Ketahuan Pesta Miras karena Petasan

21/06/2017, 04:11 WIB | Editor: Suryo Eko Prasetyo
Ketahuan Pesta Miras karena Petasan
Ilustrasi (Erie Dini/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Andai tidak ada suara petasan, Andrean Ifan Julian dan teman-temannya mungkin bisa menikmati minuman keras (miras) semalam suntuk. Di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS), tepatnya di Jalan Setail, mereka berkumpul sambil ber-haha-hihi Minggu dini hari (18/6).

Namun, kerasnya suara petasan mengundang perhatian Kapolsek Wonokromo Kompol Agus Bahari. Tiga pemuda yang bermain petasan langsung semburat saat mengetahui kedatangan polisi.

Petugaspun curiga lantaran gerak-gerik Ifan dan seorang temannya, Gilang Candra Novianto, tampak mencurigakan. Mereka celingak-celinguk. Benar saja,polisi menemukan botol berukuran 1,5 liter berisi cukrik yang sudah diminum sebagian. ”Ini punya siapa? Ayo ngaku!” kata Agus.

Petugas lalu memeriksa motor milik gerombolan pemuda tersebut. Agus menemukan plastik bening berisi cukrik di motor milik Gilang. Ifan dan Gilang pun tak bisa mengelak.

Mereka lantas dibawa ke Pos Terpadu Polsek Wonokromo. Para pemuda itu didata serta dimintai keterangan oleh polisi dan satpol PP. Ifan tidak bisa menunjukkan KTP. Dia hanya memperlihatkan SIM yang sudah retak dan kartu tanda anggota juru parkir. Sehari-hari dia memang bekerja sebagai juru parkir KBS. Para pemuda tersebut mengaku membeli miras di daerah Margorejo. Per 1 liter cukrik dihargai Rp 45 ribu. (han/c18/fal)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up