alexametrics
Hari Kartini

Ingatkan Kodrat, Risma: Setinggi Apapun Jabatan, Kita Tetap Perempuan

21 April 2018, 20:00:30 WIB

JawaPos.com – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membuka perayaan Hari Kartini di Balai Kota Surabaya, Sabtu (21/4). Pada perayaan tersebut, Risma mengimbau kepada perempuan yang bekerja di Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya agar tetap menjalanlan kodratnya sebagai perempuan.

Risma mengatakan, sosok Kartini adalah contoh kesederhanaan perempuan tanpa embel-embel apapun. Termasuk jabatan dan tinggi rendahnya penghasilan. Karena, tidak ada korelasi antara perempuan dan jabatan.

“Saya ingatkan sekali lagi, setinggi apapun jabatan dan gaji kalian, kita tetaplah perempuan. Sebagai istri dan ibu dari anak kita,” kata Risma saat kepada wartawan di balai kota Surabaya, Sabtu (21/4).

Ingatkan Kodrat, Risma: Setinggi Apapun Jabatan, Kita Tetap Perempuan
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat membuka perayaan hari Kartini di balai kota Surabaya, Sabtu (21/4). (Aryo Mahendro/ JawaPos.com)

Menurutnya, semakin tinggi jabatan dan gaji perempuan pegawai pemkot, harus semakin sadar tanggung jawab dan kodratnya. Kemudian, sebagai perempuan, pegawain pemkot juga dituntut untuk selalu membina komunikasi yang baik.

Yakni, komunikasi antar pegawai, atasan dan masyatakat. Selain komunikasi yang baik, lanjut Risma, pegawai perempuan pemkot juga perlu berkarya dan berprestasi.

Namun, harus tetap menjaga kodratnya sebagai perempuan, ibu dan istri yang baik. “Karena selama ini saya sulit berkomunikasi dengan mereka. Jadi saya mereview peran pegawai sebagai perempuan,” kata Risma.

Tak hanya himbauan tentang kesadaran sebagai perempuan dilingkungan pegawai pemkot Surabaya. Risma juga sempat menyinggung soal kenaikan angka perceraian di Surabaya. Namun, Risma tidak merinci berapa kenaikan angka perceraian.

“Nah ini saya mau cek penyebabnya apa,” katanya. 

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : (HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Ingatkan Kodrat, Risma: Setinggi Apapun Jabatan, Kita Tetap Perempuan