alexametrics

Underpass Satelit Harus Pindah Pipa PDAM, Berdampak ke 70 Ribu Pelanggan

19 Februari 2017, 21:15:45 WIB

JawaPos.comPembangunan underpass (jalur bawah tanah) bundaran Satelit sangat bergantung terhadap pemindahan pipa primer PDAM. Bila pemindahan pipa molor, target penuntasan proyek pada Desember 2017 ini ikut molor. Masalahnya, pipa yang melintasi bundaran itu mengaliri 13 persen pelanggan PDAM Surya Sembada.

Pipa berdiameter 1.000 mm (1 meter) tersebut berada di timur bundaran Satelit. Dalamnya 6 meter dari permukaan tanah. Padahal, pengerukan underpass di titik pipa tersebut berada di kedalaman 7 meter.

Mau tidak mau, pipa harus dipindah. Didalamkan lagi hingga 11 meter.

Underpass Satelit Harus Pindah Pipa PDAM, Berdampak ke 70 Ribu Pelanggan
Area Terdampak Pemindahan Pipa Primer PDAM (Grafis: Erie Dini/Jawa Pos/JawaPos.com)

Sebelumnya, PDAM membuka lelang untuk pemindahan pipa tersebut. Namun, lelang gagal. Kontraktor yang mendaftar belum memenuhi kriteria. PDAM mengharapkan pemindahan itu tidak berdampak pada distribusi ke pelanggan. Salah satu metode yang dipilih adalah hot tapping. Agar distribusi tidak terganggu, kontraktor harus membuat saluran baru sebelum memotong pipa.

Manajer Senior Pemeliharaan PDAM Nanang Widiyatmoko menerangkan, penyedia jasa hot tapping yang mengikuti lelang masih diragukan. Mereka sebenarnya pernah melakukan proyek serupa. Namun, hanya untuk pipa-pipa kecil. ’’Ini pipa utama. Kami tidak ambil risiko,’’ kata dia.

Saat ini lelang kembali dilakukan. Namun, strategi pemindahan pipa tidak lagi memakai metode hot tapping. Selain sulit menemukan kontraktor yang tepat, PDAM mempertimbangkan besaran biaya pemindahan. Metode hot tapping membutuhkan biaya hingga Rp 7 miliar, sedangkan cara konvensional hanya Rp 2 miliar. Cara konvensional dilakukan dengan mematikan aliran dari Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karang Pilang I. Saat aliran dimatikan, pipa dipotong, lalu dibuatkan sambungan baru.

Matinya saluran air dari IPAM Karang Pilang I bakal berdampak kepada lebih dari 70 ribu pelanggan. Sebagian besar berada di wilayah Surabaya Barat dan Utara (lihat grafis). Nanang memperkirakan proyek selesai dalam sepekan. ’’Perbaikan pipa utama pernah kita lakukan di MERR. Saat itu kami sempat kewalahan. Karenanya, kami harapkan proyek ini bisa selesai lebih cepat,’’ terang alumnus Jurusan Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut.

Saat daerah-daerah itu tak teraliri air, PDAM akan mendistribusikan air melalui truk-truk tangki. Padahal, truk-truk itu tidak akan mampu menjangkau keseluruhan wilayah terdampak.

Nanang mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kontraktor pengerjaan bundaran Satelit, PT PP Properti. Pada pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat akan saling membantu pengerukan di sekitar pipa sepanjang 47 meter itu. PT PP bakal mengeruk hingga 6 meter, sedangkan PDAM bakal meneruskan hingga 11 meter. ’’Kami harapkan Mei tuntas,’’ ujar pria asal Benowo tersebut.

Sementara itu, pembangunan bundaran Satelit hampir mencapai 20 persen. PT PP Properti terlihat fokus menuntaskan pengerjaan 1.200 bor pile (tiang fondasi). Selain itu, jalan overpass (jalan layang) mulai dibangun. Jalan tersebut bakal menjadi jalur alternatif saat sisi barat dan timur bundaran ditutup. Overpass itu menggantikan fungsi bundaran. Dengan begitu, arus kendaraan tetap lancar saat bundaran dikeruk.

Manajer proyek bundaran Satelit Saleh Hendro menjelaskan, jalan layang tersebut bakal diselesaikan pada Mei. Bertepatan dengan diselesaikannya pemindahan pipa. Saat itu pengerukan underpass dilakukan dari Jalan HR Muhammad hingga Jalan Mayjen Sungkono. ’’Sekarang proses pengerukan masih sedikit dan hanya di tengah,’’ tuturnya.

Pengerukan hanya bisa dilakukan saat malam. Selain itu, curah hujan yang sangat tinggi menghambat pengerjaan. Tanah padat yang dikeruk berubah menjadi lumpur yang licin. Walau begitu, Saleh tetap optimistis proyek dapat diselesaikan akhir tahun. Dengan demikian, Jalan HR Muhammad dan Jalan Mayjen Sungkono bisa tersambung lewat underpass. Diharapkan, kemacetan yang selama ini berkutat di bundaran Satelit lancar tahun depan. (sal/c19/dos/sep/JPG)

Editor : Suryo Eko Prasetyo


Close Ads
Underpass Satelit Harus Pindah Pipa PDAM, Berdampak ke 70 Ribu Pelanggan