JawaPos Radar

Spot Foto Klasik, Datang ke Kampung Kemasan

18/05/2017, 23:01 WIB | Editor: Suryo Eko Prasetyo
Spot Foto Klasik, Datang ke Kampung Kemasan
WISATA HERITAGE: Pundi Tori (kanan) bersama tiga temannya berpose di salah satu rumah di Kampung Kemasan. (Guslan Gumilang/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Berkunjung ke Gresik, jangan lupa mampir ke Kampung Kemasan. Kota lamanya Gresik itu terkenal dengan keaslian rumah setempat yang merupakan kombinasi arsitektur Eropa dan Tiongkok. Karena itulah, wilayah tersebut menjadi jujukan untuk wisata heritage. Atau sekadar ingin mendapatkan foto-foto menarik.

Spot Foto Klasik, Datang ke Kampung Kemasan
BUKTI OTENTIK: Pundi juga memotret plakat Kampung Kemasan. (Guslan Gumilang/Jawa Pos/JawaPos.com)

Misalnya, yang dilakukan empat sekawan dari Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme. Yakni, Pundi Tori, Imaniar Hayati, Ayunda Putri dan Shalsabila Alfa. Rabu (17/5) empat siswi MTs Roudlotul Hikmah Banjarsari itu terlihat asyik wefie di kawasan Kemasan yang berderat bangunan atau rumah-rumah kuno.

Mereka datang untuk mengambil beberapa gambar dengan latar foto rumah di sana. ”Mumpung libur sekolah. Jadi, janjian ke sini sama-sama buat hunting foto,” ujar Pundi. Dia dan kawan-kawannya mengaku tertarik untuk mengambil foto di Kemasan karena beberapa alasan. Di antaranya, ingin mendapatkan hasil foto dengan kesan klasik.

Nuansa kuno dari deretan rumah tua di Kemasan membuat keempatnya antusias untuk mengabadikan dalam beberapa foto. Baik selfie maupun wefie. Baik di depan rumah yang memiliki tiang putih besar maupun di pinggir rumah dengan menggunakan properti berupa sepeda ontel. ”Nuansanya klasik banget. Kayak kembali ke masa lalu,” lanjut Shalsabila.

Dia mengaku takjub dengan rumah yang dinilainya khas tersebut. Mulai bentuk pintu hingga jendela. Termasuk cat merah bata yang mendominasi warna bangunan rumah. Shalsabila dan tiga kawannya yang lain pun membawa beberapa kamera demi mendapatkan hasil foto yang kece dan kekinian. ”Sebelumnya kami pakai kamera DSLR. Ini pengin coba yang beda. Lain waktu kalau hunting foto di tempat yang beda untuk explor wilayah Gresik bakalan pakai action camera,” sahut Pundi.

Beragam jenis kamera digunakan untuk hunting foto itu agar mereka memilkiki bemacam-macam foto dengan efek yang berbeda-beda. Dengan begitu, hasil fotonya variatif.

Salah seorang pemilik rumah di Kemasan sekaligus pemerhati budaya Gresik, Oemar Zainuddin, menuturkan bahwa kawasan Kota Tua Kemasan masih ramai dipakai untuk spot foto. Mulai kebutuhan fun, hobi, hingga untuk pre wedding. ”Kalau foto di luar tidak ada biaya. Tapi, kalau masuk ke rumah, ada biaya yang nantinya dipakai untuk pemeliharaan atau perbaikan bangunan,” ungkap dia. (hay/c10/ai)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up