JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pengambilan Jenazah Terduga Teroris Ditenggat 3 Hari

17 Mei 2018, 14:36:07 WIB
Kapolda Jatim
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat memberikan keterangan pers di Mapolda Jatim, Kamis (17/5). (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Jenazah terduga teroris masih tergeletak di rumah sakit. Polda Jawa Timur (Jatim) mengimbau kepada pihak keluarga untuk mengambilnya agar bisa segera dimakamkan. Sebab tahap pemeriksaan telah rampung.

Adapun pengambilan jenazah terduga teroris ditenggat selama 3 hari ke depan. "Kami imbau selama tiga hari. Kalau memang pihak keluarga tidak mau mengambil, ya terpaksa harus kami makamkan di tempat pemakaman umum. Jadi saya imbau kepada pihak keluarga untuk segera mengambil kerabatnya yang menjadi pelaku ini," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat memberikan keterangan pers di Mapolda Jatim, Kamis (17/5).

Hingga saat ini, polisi terus berusaha menghubungi pihak keluarga para terduga teroris. Namun baru satu keluarga yang sudah bersedia mengambil dan menerima jenazah. Yakni, keluarga Tri Murtiono yang menjadi pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.

"Kami sudah berusaha menghubungi keluarganya. Sampai sekarang ada yang sudah oke. Sudah ada gambaran dari pihak keluarganya, komunikasi dengan kami untuk bisa diambil," imbuh Machfud.

Mayoritas pihak keluarga belum mau menerima dan mengambil jenazah terduga teroris yang tewas. Seperti janazah pelaku bom bunuh diri di Rusunawa Wonocolo, Sepanjang Sidoarjo. Kendati demikian, polisi terus melakukan komunikasi untuk meyakinkan para keluarganya.

"Dari 13 ini, masih belum ada yang diserahkan kepada keluarganya. Jenazah sudah dimandikan, dibersihkan, dikafani. Sudah selesai semuanya," ujar Machfud.

Adapun rincian 13 jenazah terduga terois, 2 pelaku di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel. Kemudian 3 pelaku di Gereja GKI, Jalan Diponegoro. 1 Pelaku di Gereja Pantekosta, Jalan Arjuno. Lalu 3 jenazah terduga teroris yang tewas di Rusunawa Wonocolo, Sepanjang, serta 4 jenazah terduga teroris yang tewas di Mapolrestabes Surabaya.

Editor           : Sofyan Cahyono
Reporter      : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

HS Diduga Sebagai Suplier Bahan Peledak 17 Mei 2018, 14:36:07 WIB
Bom Surabaya, Kak Seto: Anak Adalah Korban 17 Mei 2018, 14:36:07 WIB
Bripka Rendra Sudah Lewati Masa Kritis 17 Mei 2018, 14:36:07 WIB
Densus 88 Geledah Rumah di Medokan Ayu 17 Mei 2018, 14:36:07 WIB
Pengamanan Grand Indonesia Ikut Diperketat 17 Mei 2018, 14:36:07 WIB
Bupati Sidoarjo: Mereka Bukan Warga Kami 17 Mei 2018, 14:36:07 WIB
Sulsel Siaga 1, Zona Perbatasan Diperketat 17 Mei 2018, 14:36:07 WIB
Terduga Teroris Ditembak Mati di Sukodono 17 Mei 2018, 14:36:07 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini