alexametrics

Kapal Selam KRI Ardadedali Akhirnya Tiba di Dermaga Ujung Surabaya

Setelah Jadi Siluman Laut Selama 17 Hari
17 Mei 2018, 15:50:26 WIB

JawaPos.com – TNI-AL kembali kedatangan armada baru. Kamis (17/5) siang, KRI Ardadedali tiba di dermaga kapal selam, Ujung, Pangkalan Komando Armada II, Surabaya. Kapal selam bernomor lambung 404 itu merupakan kapal selam keempat yang menempati pangkalan Surabaya.

Sebelumnya sudah ada tiga kapal yang bersandar di Pangkalan Ujung, Surabaya. Yakni KRI Cakra (401), KRI Nanggala (402), dan KRI Nagapasa (403) lebih dulu menempati dermaga kapal selam. Kedatangan KRI Ardadedali disambut KSAL Laksamana Ade Supandi dan jajaran Pangkalan Koarmar II, Surabaya. 

Butuh waktu perjalanan 17 hari tanpa berhenti untuk menyeberangkan kapal selam berbobot 1.400 ton itu. Berlayar di dalam kapal berdimensi panjang 61,3 meter dan lebar 7,6 meter tersebut menjadi tantangan serdadu di bawah satuan kapal selam. Terlebih, kapal melaju hingga 21 knot atau setara 38,9 kilometer per jam di bawah air.

Kapal Selam KRI Ardadedali Akhirnya Tiba di Dermaga Ujung Surabaya
KRI Ardadeli saat hendak merapat di pangkalan utama kapal selam, Ujung Surabaya, Kamis (17/5) (surya eko putro/jawapos koran)

Sebelum menyeberangkan kapal sejauh 2.999,1 mil laut atau setara 5.554,3 kilometer, para awak melaksanakan berbagai pelatihan. Setelah di Kolatarmatim Surabaya, mereka menjalani on-site training, on board training, pre-sail training, dan sea acceptance test di Korsel. “Dengan selesainya sea acceptance test, kapal dinyatakan siap di-delivery,” kata Perwira Pelaksana KRI Ardadedali Letkol Laut (P) Ansori.

Ardadedali diresmikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada 25 April lalu. Lima hari kemudian, kapal yang diawaki 40 personel tersebut berangkat berlayar dari galangan Daewoo Shipbulding and Marine Engineeering Co, Ltd (DSME), Okpo, Korsel, menuju ke Pangkalan Armada II di Kota Pahlawan.

Penamaan Ardadedali diambil dari salah satu senjata panah Arjuna. Yakni, ujung panah seperti paruh burung. Arjuna merupakan protagonis Wiracarita Mahabharata yang dikenal sebagai Pandawa, tokoh dengan paras menawan dan lemah lembut.

Pemberian nama dilakukan Nora Tristyana, istri Ryamizad, saat ship naming, delivery, commissioning, dan pengukuhan komandan KRI. ’’Harapannya, kapal selam Ardadedali tidak pernah terkalahkan pada setiap peperangan,’’ imbuh Ansori.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (sep/ce1/JPC)

Kapal Selam KRI Ardadedali Akhirnya Tiba di Dermaga Ujung Surabaya