JawaPos Radar

Jenazah Pelaku Bom Surabaya Belum Juga Dijemput Keluarganya

16/05/2018, 06:10 WIB | Editor: Budi Warsito
Jenazah Pelaku Bom Surabaya Belum Juga Dijemput Keluarganya
Ilustrasi jenazah (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Hingga Selasa (15/5), belum ada satupun jenazah 13 pelaku bom bunuh diri di tiga Gereja dan Rusunawa di Surabaya, yang dijemput oleh pihak keluarganya. Apabila jenazah tersebut tidak juga dijemput pihak keluarga, maka pihak Kepolisian yang akan langsung memakamkan.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, semua proses identifikasi sudah selesai. Hanya, pihaknya perlu memperoleh beberapa data tambahan.

Maka dari itu, pihaknya sangat mengharapkan kehadiran keluarga jenazah. Karena, proses identifikasi memerlukan sejumlah data lanjutan. Yakni, data hasil tes Asam deoksiribonukleat (DNA).

"Untuk membandingkan data-data penting yang berhubungan dengan DNA," kata Frans dikonfirmasi JawaPos.com di Mapolda Jawa Timur, Selasa (15/5).

Selain itu lanjutnya, data hasil tes DNA juga akan berguna sebagai data pembeda. Maksudnya, petugas disaster victim investigation (DVI) RS Bhayangkara memanfaatkan DNA untuk membedakan antara korban pelaku dan warga sipil.

"Selain itu (DNA), seluruh proses identifikasi pelaku sudah selesai. Hanya dua pelaku bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela yang belum selesai teridentifikasi. Karena kondisi tubuhnya hancur," kata Frans.

Sebelumnya, pihak DVI RS Bhayangkara telah memulangkan lima jenazah korban bom gereja di Surabaya. Tim DVI menyatakan, kelima jenazah tersebut cocok dengan daftar korban yang sudah terdata.

Kelima jenazah tersebut sudah teridentifikasi berdasarkan data primer. Yakni, data pencocokan sidik jari, DNA dan data gigi geligi.

Selain itu, kelima jenazah juga sudah melalui identifikasi data sekunder. Yakni, tanda lahir atau bekas luka, hasil pemeriksaan sinar X, dan pencocokan berdasarkan pakaian atau perhiasan pribadi.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up