JawaPos Radar

Kapolda Jatim Minta Para Kapolres Baru Cepat Adaptasi Jelang Pilkada

16/03/2018, 10:36 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Kapolda Jatim Minta Para Kapolres Baru Cepat Adaptasi Jelang Pilkada
Kapolda Jatim Irejen Pol Machfud Arifin memimoin sertijab pejabat utama Polda, Jumat (16/3) (Dida Tenola/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Polda Jatim menggelar sertijab beberapa perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen), Jumat pagi (16/3). Sertijab tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin.

Beberapa jabatan strategis yang diisi wajah-wajah baru antara lain, Wakapolda, Kabidpropam, Dirpamobvit, Wadirbinmas, Kapolres Jombang, Kapolres Ponorogo, Kapolres Blitar, dan Kapolres Bangkalan. "Mutasi ini sudah biasa di organisasi Polri," jelas Machfud seusai memimpin sertijab kepada wartawan.

Jenderal bintang dua tersebut berpesan kepada pejabat baru agar segera menyesuaikan. Terutama para Kapolres baru yang sebelumnya bertugas di luar Jawa Timur. "Sebab ada agenda penting yaitu pemilukada. Saya harap mereka cepat beradaptasi, seperti yang dari Tangerang masuk ke sini," tambah Machfud.

Adaptasi tersebut bisa dilakukan dengan pendekatan ke seluruh komponen masyarakat. Machfud mengatakan bahwa para Kapolres baru itu bisa bersilaturahmi dengan ulama maupun kiai. Dengan begitu, mereka akan bisa bahu membahu menjaga kamtibmas bersama.

Machfud optimis bahwa para pejabat baru itu mampu menjawab tantangan. "Segera menyesuaikan diri mengenal medan. Saya rasa semuanya terlatih," ungkap jenderal asal Ketintang Surabaya tersebut.

Pada kesempatan itu, Machfud juga sedikit menyinggung soal kerukunan beragama. Dia berpesan agar semua elemen masyarakat hidup guyub dan menjauhkan diri dari konflik.

Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1985 itu menuturkan, Indonesia pernah punya sejarah kelam saat konflik di Ambon, Sampir, dan Poso meletus. Semuanya bisa diredam berkat kesigapan pemerintah. "Alhamdulillah itu (konflik) dikelola dengan baik oleh pemerintah. Sekarang mari kita jaga bersama-sama," tuturnya.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat di Indonesia secara umum dan Jawa Timur secara khusus agar bersyukur. Sebab, saat ini Indonesia bisa dikatakan relatif kondusif dibanding negara lain. "Kita bersyukur bisa tenang dan bisa melakukan aktifitas apapun. Di mana-mana terjadi konflik, di Afghanistan, Suriah, hancur-hancuran," ucap Machfud.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up