alexametrics

PMI ’’Berburu’’ Pendonor Muda

15 Juni 2017, 20:50:51 WIB

JawaPos.com – 14 Juni merupakan Hari Donor Darah Sedunia. Di Surabaya per bulan rata-rata terdapat 12 ribu pendonor. Sayangnya, pendonor pemula masih sedikit. Hanya sekitar 17 persen dari seluruh pendonor.

Seseorang diperbolehkan menyumbangkan darahnya jika usianya sudah menginjak 17 tahun. Menurut Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya Agung Tri Jujanto, semakin muda seseorang menjadi pendonor akan semakin panjang rentang waktunya untuk berdonor.

Sejauh ini pihak PMI telah bekerja sama dengan beberapa sekolah dan kampus. Melalui palang merah remaja (PMR), anak muda dikenalkan donor darah dan kegiatan kepalangmerahan.

PMI juga dibantu kecamatan. Di Surabaya, beberapa kecamatan telah bekerja sama dengan sekolah untuk menyelenggarakan bakti sosial. Salah satunya, Kecamatan Kenjeran. Langkah tersebut juga mendapat apresiasi dari PMI Surabaya.

Agung menjelaskan, donor darah banyak manfaatnya. Salah satunya, memeriksa apakah kondisi seseorag sakit atau tidak. Jika ada penyakit yang terdeteksi di dalam darah, pendonor akan dipanggil untuk diberi tahu. ’’Kan seperti periksa gratis,’’ ucapnya.

Agung berharap jumlah penyumbang darah setiap bulan akan bertambah ketika semakin banyak pendonor muda. Dia membayangkan mereka yang sudah berusia 17 tahun dengan sukarela mendonorkan darahnya setiap bulan.

Selama ini darah dari pendonor Surabaya tidak hanya bisa dimanfaatkan masyarakat Surabaya. Dengan jumlah donor sekitar 12 ribu per bulan, PMI Surabaya mampu membantu PMI lainnya. ’’Tahun ini sempat diminta bantuan oleh PMI Penang, Malaysia. Ya, walau tidak banyak jumlahnya,’’ ucap Agung. Dia menambahkan, PMI Surabaya juga rutin menyumbangkan darah ke PMI-PMI di luar Pulau Jawa. (lyn/c15/git)

Editor : Suryo Eko Prasetyo

PMI ’’Berburu’’ Pendonor Muda