alexametrics

Salut dengan Pengorbanannya, Djarot Sambangi Kediaman Bayu

14 Mei 2018, 22:20:24 WIB

JawaPos.com – Disela kesibukannya sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat menyempatkan mengunjungi rumah salah satu korban ledakan bom gereja Santa Maria Tak Bercela, di Jalan Gubeng Kerta Jaya Gang 1 Nomor 15 A Surabaya, Senin (14/5).

Rumah tersebut merupakan kediaman korban bom bunuh diri Aloysius Bayu Rendra Wardhana, 42. Melalui keterangan tertulisnya, Djarot menyampaikan rasa duka yang mendalam atas peristiwa tersebut.
Dalam kunjungan itu, Djarot datang bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wali kota Pasuruan Raharto Tebo Prasetyo.

Bayu adalah kepala petugas keamanan di gereja itu. Menurut Djarot, sikap yang ditunjukkan Bayu merupakan tanda seorang pahlawan.

Salut dengan Pengorbanannya, Djarot Sambangi Kediaman Bayu
Djarot saat mengunjungi keluarga korban Bom gereja di Surabaya. (ist/Dok.DJOSS)

“Saya bangga dengan Bayu, dia seorang pahlawan. Berani menunjukkan sikap berani berkorban, bukan untuk dirinya, melainkan orang lain,” katanya Senin (14/5).

Djarot berharap, keberanian dan kerelaan untuk berkorban yang ditunjukkan Aloysius Bayu Rendra Wardhana bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat. “Dengan sikap setia dan tulus, dia bisa mengamankan da menyelamatkan banyak orang,” ujar Djarot.

Sebagai orang yang besar di Surabaya, Djarot Saiful Hidayat meminta masyarakat Indonesia, terutama warga Kota Surabaya agar tidak pernah merasa takut dengan teror seperti itu.

“Sekali lagi, kami turut berbela sungkawa dan mengutuk tindak brutal seperti ini,” katanya.

Galih, adik Aloysius Bayu Rendra Wardhana mengatakan, pada saat kejadian korban sedang bertugas sebagai koordinator keamaman Gereja Santa Maria. Saat sedang bertugas dan mengatur jemaat yang masuk untuk beribadah, Bayu melihat ada sebuah sepeda motor yang berupaya menerobos masuk.

Sebagai Kepala Keamanan, Bayu berupaya menghadang sepeda motor yang menerobos masuk itu. “Saat kakak saya menghadang, tiba-tiba motornya meledak,” katanya.

Pihak keluarga mengaku tidak mendapatkan firasat atau pesan apapun dari Aloysius Bayu Rendra Wardhana yang akan mengalami musibah tersebut.

“Kami sekeluarga benar-benar ditingal tanpa pesan. Jujur kami bangga, karena kak Bayu adalah martir yang mengorbankan diri untuk orang banyak,” ujar Galih.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Salut dengan Pengorbanannya, Djarot Sambangi Kediaman Bayu