JawaPos Radar

Bom di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo

Masih Bernapas Usai Ledakkan Bom, Anton Ditembak Mati

14/05/2018, 01:24 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Bom di Sidoarjo
Situasi terkini di Rusunawa Wonocolo, Taman, Sidoarjo. (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Polisi memastikan pelaku bom bunuh diri di Rusunawa Wonocolo, Taman, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), bernama Anton. Polisi menembak mati Anton meski masih bernapas usai meledakkan bom.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, Anton memiliki empat orang anak. "Tiga yang meninggal dunia. Anton, istri, dan seorang anak perempuannya," kata Barung kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin (14/5) dini hari.

Dua anak perempuan dan seorang putra Anton selamat. Saat ini, mereka masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Siti Khodijah, Sepanjang. Rumah sakit itu berjarak sekitar 500 meter dari Rusunawa Wonocolo.

Bom di Sidoarjo
Situasi terkini di Rusunawa Wonocolo, Taman, Sidoarjo. (Moh Mukit/JawaPos.com)

Barung melanjutkan, kondisi Anton memang masih hidup saat polisi masuk ke kamarnya. Namun tangannya memegang switching (tombol ledakan, Red). "Oleh karena itu, petugas tidak mau mengambil risiko. Akhirnya kami lumpuhkan," tambah Barung.

Kini, tiga jenazah masih berada di dalam kamar. Adalah Anton, istri, dan seorang putrinya. Masih belum ada tanda-tanda jenazah akan dievakuasi ke luar kamar.

Seperti diberitakan, sebuah bom meledak di Rusunawa Wonocolo, Taman, Sidoarjo, Minggu (13/5) malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Anton, penghuni salah satu kamar di lantai 5 blok B ditemukan tergeletak bersimbah darah. Di dekatnya ada tas ransel yang diduga berisi bom.

(did/ce1/mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 14/05/2018, 01:24 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 14/05/2018, 01:24 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up