JawaPos Radar | Iklan Jitu

Bom Bunuh Diri itu Diduga dari Tamu yang Naik Motor

14 Mei 2018, 10:01:24 WIB
Bom Bunuh Diri itu Diduga dari Tamu yang Naik Motor
Puing puing kendaraan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5) (hendro/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Serangan diduga bom kendaraan kembali terjadi. Kali ini terjadi di Mako Polrestabes Surabaya, Senin (14/5). Ledakan diketahui terjadi sekitar pukul 08.50 WIB.

Dari video CCTV Polrestabes Surabaya yang beredar, tampak saat itu petugas jaga di pintu masuk sisi timur sedang memeriksa satu per satu tamu yang akan memasuki halaman parkir Polrestabes. Detik detik akan terjadi ledakan di pos pemeriksaan ada sebuah mobil Avanza hitam bernopol Sidoarjo tengah berhenti untuk pemeriksaan.

Di sebelah mobil Avanza, petugas menghentikan dua sepeda motor untuk diperiksa. Kedua sepeda motor membonceng anak kecil, perempuan yang mengenakan kerudung. Dalam hitungan detik, terjadi ledakan yang diduga bersumber dari salah satu motor pengendara yang tengah dihentikan petugas. Pengendara motor beserta petugas yang tengah memeriksa terlihat terpental.

Bom Bunuh Diri itu Diduga dari Tamu yang Naik Motor
Kasat Narkoba Surabaya, AKBP Roni Faisal Saiful Faton, saat membopong bocak kecil menjauhi lokasi ledakan pasca bom bunuh diri di gerbang masuk Polrestabes Surabaya, Senin (14/5) (istimewa)

Beberapa detik setelah ledakan, salah seorang bocah perempuan berdiri, kemudian seorang petugas yang belakangan diketahui Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Rony Faisal Saiful Faton, tak jauh dari lokasi ledakan langsung membopong bocah perempuan menjauhi lokasi ledakan dan langsung diberi pertolongan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, ledakan terjadi saat polisi memeriksa identitas pengendara. Yakni, di loket parkir atau luar penjagaan area Polrestabes Surabaya. "Kami memastikan bahwa ini (ledakan di Mako Polrestabes Surabaya) motor atau roda dua," kata Frans kepada wartawan, Senin (14/5).

Frans mengatakan, pihaknya sudah menerima rekaman tayangan CCTV. Sesuai tayangan, terlihat antrean mobil yang disusul kedatangan antrean motor.

Lalu terlihat salah satu pengendara motor yang diduga pelaku membonceng seorang perempuan. "Apakah ada anggota yang terluka? Ya ada," kata Frans. Namun, dia belum dapat mengonfirmasi jumlah dan identitas korbannya. Sebab, masih dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi korban.

Sementara itu saksi mata, Ida, 45, yang kantornya berseberangan langsung dengan Mapolrestabes mengatakan, ledakan itu terdengar cukup keras dari seberang jalan. Ledakan itu sempat menggetarkan tembok kantor koran mingguan Bidik, yang berseberangan langsung dengan Mapolrestabes Surabaya di Jalan Sikatan, Surabaya.

"Waktu itu saya sedang duduk di ruang tamu kantor, lalu terdengar ledakan cukup membuat saya terkejut. Lalu saya ke luar kantor, saya lihat banyak orang mendatangi Mapolrestabes. Sampai sekarang kaki saya masih gemetaran," katanya.

Editor           : Soejatmiko
Reporter      : (ce1/HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

HS Diduga Sebagai Suplier Bahan Peledak 14 Mei 2018, 10:01:24 WIB
Bom Surabaya, Kak Seto: Anak Adalah Korban 14 Mei 2018, 10:01:24 WIB
Bripka Rendra Sudah Lewati Masa Kritis 14 Mei 2018, 10:01:24 WIB
Densus 88 Geledah Rumah di Medokan Ayu 14 Mei 2018, 10:01:24 WIB
Pengamanan Grand Indonesia Ikut Diperketat 14 Mei 2018, 10:01:24 WIB
Bupati Sidoarjo: Mereka Bukan Warga Kami 14 Mei 2018, 10:01:24 WIB
Sulsel Siaga 1, Zona Perbatasan Diperketat 14 Mei 2018, 10:01:24 WIB
Terduga Teroris Ditembak Mati di Sukodono 14 Mei 2018, 10:01:24 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini