alexametrics

Hari Ketiga, Gelaran Sriwijaya Air Travel Fair 2018 Diwarnai Kericuhan

Diduga Antrian Membeludak
14 April 2018, 20:22:32 WIB

JawaPos.com – Gelaran Sriwijaya Air Travel Fair 2018 di lantai dasar Grand City Mall Surabaya sempat diwarnai kericuhan, Sabtu (14/4) dini hari. Kendati demikian, kericuhan tersebut tidak meluas dan dapat diredam. Diduga kericuhan tersebut terjadi lantaran sejumlah calon penumpang yang mengantri sejak pukul 01.00 WIB tidak sabaran dan memaksa mendapatkan nomer antrian.

Menurut informasi yang diterima JawaPos.com, antrian untuk hari ketiga, Sabtu (14/4) kembali membeludak. Bahkan, antrian calon penumpang sudah terjadi sejak Jumat (13/4) sekitar pukul 23.00 WIB.

Salah seorang calon penumpang, Gembong Sutopo mengaku sudah mengantri sejak Jumat (13/4) pukul 23.30 WIB. Waktu itu, ia mendengar kabar bahwa antrian hari ini, Sabtu (14/4) dibuka pada pukul 01.00 WIB. Dia bermaksud membeli 2 tiket tujuan Jakarta. 

Sriwijaya Air Travel Fair 2018
PROMO: Suasana antrian tiket promo Sriwijaya Air Travel Fair 2018 di lantai dasar Grand City Mall Surabaya tidak seramai hari pertama, Sabtu (14/4). (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

Tak lama, petugas keamanan mal Grand City menginformasikan bahwa antrian untuk hari Sabtu (14/4) baru dibuka pukul 05.00 WIB. “Waktu itu saya mengantri di LG (lower ground). Lalu, saya dan orang lain yang antri disuruh pindah ke halaman depan convention hall,” kata Gembong dihubungi JawaPos.com, Sabtu (14/4). 

Gembong mengatakan, karena dirasa terlalu lama mengantri, para calon penumpang mencoba memaksa mendapatkan nomer antrian. Saat itulah keributan mulai terjadi. 

“Saya dan antrian yang lain sempat digiring kembali ke lantai LG. Lalu, disuruh ke halaman depan convention hall lagi,” kata Gembong. 

Salah seorang calon penumpang lain yang tak ingin disebutkan namanya, mengaku mencoba cara lain. Dia mengajak calon penumpang lain menuliskan namanya di secarik kertas dan menyerahkan kepada pihak Sriwijaya Air. 

“Maksudnya, biar mudah dan kami tidak perlu lama mengantri,” kata pria yang mengaku ingin membeli tiket ke Denpasar itu. 

Terpisah, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Group Agus Soedjono mengklarifikasi kegaduhan tersebut. Menurutnya, kericuhan diakibatkan adanya lonjakan jumlah antrian yang tidak terduga. 

Calon penumpang yang akan mengantri hari ini sudah datang sejak Jumat (13/4). Agus mengkonfirmasi bahwa antrian terlihat lebih dari 1.000 orang. Beberapa dari calon penumpang ingin mencatatkan namanya pada kertas. Supaya, pihak Sriwijaya Air mencatatkan nama mereka dalam daftar antrian.

“Lho, itu bukan cara kami dalam mengatur antrian. Mau nyatet orang segitu banyak ya susah mas,” katanya. 

Kemudian, Agus dan panitia tiket promo yang lain mengalihkan antrian ke halaman depan convention hall. Beberapa jam kemudian, lanjut Agus, situasi dapat terkendali. “Lalu, kami bagikan antriannya,” tutur Agus. 

Menurut pantauan JawaPos.com di lokasi, suasana antrian tidak seramai hari pertama, Kamis (12/4). Tidak lagi terlihat banyaknya calon penumpang yang mengular di depan loket pembelian tiket. 

Situasi yang sama juga terlihat pada antrian loket promo Sriwijaya Air terbang sepuasnya seharga Rp 12 juta selama setahun. Menurut Agus, lengangnya antrian dikarenakan nomer antrian untuk besok (15/4) juga sudah habis. 

“Nomer antrian hanya untuk 750 orang. Meski, yang antri lebih dari jumlah itu,” katanya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (HDR/JPC)



Close Ads
Hari Ketiga, Gelaran Sriwijaya Air Travel Fair 2018 Diwarnai Kericuhan