JawaPos Radar

Dijambret, Cewek Ini Tersungkur di Jalan Ngagel

14/02/2018, 15:40 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Jambret
Kondisi Elisabeth setelah dijambret di Jalan Ngagel, Surabaya, Rabu(14/2). (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Aksi penjambretan terjadi di Jalan Ngagel, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Rabu (14/2). Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.24 WIB.

Berdasar informasi yang dihimpun JawaPos.com, korban kejahatan jalanan itu bernama Elisabeth Kurnia Novita Putri, 26, warga Gubeng Kertajaya VB, Surabaya. Saat kejadian, Elisabeth mengendarai sepeda motor Honda Supra X bernopol AB 5493 QH.

Awalnya, Elisabeth yang hendak berangkat kerja melaju dari arah Utara menuju Barat atau mengarah ke Jalan Ngagel Jaya Selatan. Tanpa disadari, korban telah dibuntuti dua orang pelaku yang berboncengan.

Sekitar 20 meter dari traffic light Ngagel, pelaku yang duduk di belakang langsung merampas tas yang dicangklong korban di samping. Karena tarikan tersebut, Elisabeth terjatuh dari motornya. Akibatnya dia menderita sejumlah luka. Antara lain luka lecet di dahi, tangan sebelah kiri, dan kaki sebelah kiri.

Tak lama berselang, korban mendapat pertolongan medis dari petugas. Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umut Daerah (RSUD) dr. Soetomo untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Gubeng Iptu Joko Susanto mengatakan saat kejadian tersebut arus lalu lintas masih sangat sepi. Sehingga tidak banyak saksi mata yang melihat persis peristiwa penjambretan selain korban sendiri.

Sampai saat ini, korban belum membuat laporan ke polsek. "Kami datang ke TKP sebagai bentuk Quick Response. Setelah itu korban langsung dibawa ke rumah sakit," jelas Joko kepada JawaPos.com.

Saat berada di rumah sakit, polisi sudah mengarahkan korban untuk mendatangi mapolsek agar dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Namun, korban tak kunjung datang.

Kemungkinan korban masih memulihkan lukanya setelah terjatuh. Informasi terakhir yang diterima polisi, korban sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. "Sampai sekarang masih belum ada laporan. Tetap akan kami tunggu untuk bisa mengidentifikasi pelakunya," tegas Joko.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up