JawaPos Radar

Ini Langkah KPUD Jatim agar Pilkada 2018 Tak Gaduh

Terkait Kewenangan Rekomendasi Partai

13/12/2017, 13:47 WIB | Editor: Soejatmiko
Rakor KPUD Jatim
Rapat koordinasi KPUD Jatim, Rabu (13/12) (Moh Mukit/jawapos.com)
Share this

JawPos.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan berbagai macam langkah untuk mengantisipasi terjadinya dualisme dukungan partai terhadap pasangan calon seperti yang terjadi pada Pilgub Jatim 2013 lalu.

Waktu itu, terjadi konflik dualisme dari Partai Keadilan (PK) yang lebih awal mendukung Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) kemudian muncul dukungan pada Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Berkah).

"Jadi, dulu itu satu parpol mendukung Pak Karwo yang tanda tangan itu Wakil Ketua sama Sekretaris, yang satunya dukung Khofifah yang tanda tangan Sekretaris sama Wakil ketua. Alhamdulillah KPU melalui regulasi sudah ditetapkan bahwa dukungan itu harus ditandatangani oleh ketua dan sekretaris," kata Anggota KPUD Jatim, Choirul Anam di sela Rapat Koordinasi di kantor KPUD Jatim, Surabaya, Rabu, (13/12).

Selain itu, lanjut Anam, perihal rekomendasi dukungan partai juga sudah pembenahan. Melalui PKPU yang baru, rekomendasi dukungan partai yang diterima KPU harus dari DPP, bahkan DPP partai bisa mendaftar calonnya secara langsung.

"Sekarang sudah dibenahi, rekomendasi pasangan calon semua dasarnya dari pusat atau DPP, kalaupun nanti tingkat Kabupaten/Kota berbeda maka yang sah yang dari DPP," sambungnya.

Untuk mengantisipasi kecurangan, kata Anam, KPUD Jatim telah merancang sebuah aplikasi bernama Sistem Informasi Pencalonan. Dengan sistem tersebut, baik pelaksana maupun pemilu tidak bisa melakukan kecurangan.

"Jadi nanti, seluruh tahapan proses pencalonan akan kami publikasikan ke masyarakat. Sehingga tidak ada lagi peluang bagi peserta maupun penyelenggara untuk melakukan manipulasi atau kecurangan," pungkasnya.

(ce1/mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 13/12/2017, 13:47 WIB
Risma Sindir Khofifah 13/12/2017, 13:47 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 13/12/2017, 13:47 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 13/12/2017, 13:47 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 13/12/2017, 13:47 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 13/12/2017, 13:47 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 13/12/2017, 13:47 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 13/12/2017, 13:47 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 13/12/2017, 13:47 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 13/12/2017, 13:47 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 13/12/2017, 13:47 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 13/12/2017, 13:47 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 13/12/2017, 13:47 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 13/12/2017, 13:47 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 13/12/2017, 13:47 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 13/12/2017, 13:47 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 13/12/2017, 13:47 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 13/12/2017, 13:47 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 13/12/2017, 13:47 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 13/12/2017, 13:47 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 13/12/2017, 13:47 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 13/12/2017, 13:47 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 13/12/2017, 13:47 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 13/12/2017, 13:47 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 13/12/2017, 13:47 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 13/12/2017, 13:47 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 13/12/2017, 13:47 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 13/12/2017, 13:47 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 13/12/2017, 13:47 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up