JawaPos Radar

Tragedi Bom di Gereja Surabaya, PGI Serukan Lawan Terorisme

13/05/2018, 14:46 WIB | Editor: Ilham Safutra
Tragedi Bom di Gereja Surabaya, PGI Serukan Lawan Terorisme
Pray for Surabaya (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Lawan terorisme terus diserukan sejumlah kalangan. Aksi teror di tiga gereja Surabaya menuai kecaman dari Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI). Pihak PGI menyerukan lawan terorisme.

Wakil Sekretaris Umun GPI Pendeta Krise Gosal menerangkan, segala jenis kekerasan akan berdampak kepada kehancuran. Hal itu sudah terbukti seperti di Syria.

"Tindak kekerasan dengan alasan apapun tidak akan pernah mampu menyelesaikan masalah. Dia (teroris) hanya akan melahirkan lingkaran kekerasan dan pada akhirnya menuju kehancuran. Lihatlan Syria sekarang ini yang luluh lantah oleh kekerasan demi kekerasan," ungkap Krise dalam jumpa persnya di Graha Oikoumene, Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (13/5).

Tragedi Bom di Gereja Surabaya, PGI Serukan Lawan Terorisme
Kepanikan warga di Surabaya pasca ledakan di salah satu gereja. (Istimewa)

Krise mengatakan kejadian bom bunuh diri ini didasari karena kesalahan berpikir seseorang dalam menafsirkan kepercayaan. Sebab seluruh agama yang ada selalu mengajarkan cinta kasih.

Sementara itu Krise menghimbau agar pemimpin agama turut serta menangkal munculnya kelompok radikal. Hal itu dapat direalisasikan dengan menyaring materi khotbah yang menyesatkan.

"Oleh karena itu para pemimpin agama perlu lebih serius mewaspadai munculnya pendukung kekerasan dan tindak terorisme ini dengan berbaulatkan penginjil atau pendakwah lewat khotbah-khotbah maupun pernyataan," lanjut Krise.

Langkah ini juga sebagai pendukung program deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Progran tersebut akan sia-sia jika masyarakat memberikan panggung kepada pemimpin agama yang kerap menyebarkan paham radikalisme.

Meski demikian, Krise mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak takut menghadapi aksi terorisme ini. Serta menyerahkan kasus ini kepada pihak berwenang.

"Kita tak perlu takut menghadapi ancaman terorisme ini. Tetap menyerahkan sepenuhnya kepada penanganan oleh negara. Sementara itu, kami mendukung sepenuhnya upaya negara dalam memberantas semua perilaku kekerasan dan aksi-aksi terorisme di tanah air tercinta," pungkas Krise.

(sat/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13/05/2018, 14:46 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13/05/2018, 14:46 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up