JawaPos Radar

Muhammadiyah Jatim Kecam Aksi Teroris yang Ganggu Ibadah Umat Nasrani

13/05/2018, 16:45 WIB | Editor: Estu Suryowati
Muhammadiyah Jatim Kecam Aksi Teroris yang Ganggu Ibadah Umat Nasrani
Tiga gereja di Surabaya jadi sasaran aksi terorisme, Minggu (13/5) pagi. Sedikitnya 38 korban luka-luka, dan 8 orang meninggal dunia. (JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ketua Muhammadiyah Jawa Timur (Jatim) Saad Ibrahim menanggapi insiden pengeboman yang terjadi di sejumlah gereja di Surabaya, Minggu (13/5) pagi. Mewakili Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim Saad menyesalkan peristiwa tersebut.

"Apalagi insiden itu terjadi ketika umat Kristiani sedang melaksanakan ibadah atau kebaktian di tempat ibadah masing-masing. Kami menyesalkan hal tersebut," ujar Saad dalam siaran persnya, Minggu (13/5).

Pihaknya mengaku mengecam dan mengutu siapapun pelaku insiden pengeboman dan apapun motivasinya. Pasalnya, kejadian ini telah menciderai kehormatan nilai-nilai kemanusiaan yang seharusnya dijunjung tinggi seluruh umat sebagaimana diajarkan semua agama.

"Harap semua elemen umat Islam dan pemeluk agama lain untuk menjaga kondisi Jatim agar tercipta suasana kehidupan yang tenteram, terutama menjelang bulan Ramadan 1439 Hijriah," katanya.

Dirinya meminta aparat keamanan menyelidiki insiden pengeboman secara cepat, tuntas, dan tepat. Sehingga tidak terjadi insiden serupa di tempat lain yang dapat menimbulkan ketakutan bagi warga masyarakat.

Saad pun mengajak seluruh elemen, masyarakat sipil, bersinergi dengan pemerintah untuk melawan semua paham dan gerakan radikalisme. Sehingga dapat tercipta suasana kehidupan yang aman dan damai, jauh dari insiden radikalisme dan terorisme.

"Semua elemen masyarakat perlu menjaga kondisi Jatim yang sedang memasuki tahun-tahun politik, menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Kabupaten, Kota, dan Provinsi," ajak Saad.

Dirinya pun memanjatkan doa agar Allah SWT meridhoi semua ikhtiar masyarakat untuk mewujudkan Jatim yang tenteram, aman, damai, dan bebas dari paham dan gerakan yang menghalalkan tindakan destruktif terhadap kemanusiaan.

(rgm/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13/05/2018, 16:45 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13/05/2018, 16:45 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up