JawaPos Radar | Iklan Jitu

Menkes: Seluruh Biaya Perawatan Korban Ditanggung Pemerintah

13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
Menkes: Seluruh Biaya Perawatan Korban Ditanggung Pemerintah
Menkes Nila Djuwita F. Moeloek saat meninjau kondisi korban serangan bom di RSUD dr. Soetomo, Minggu malam (13/5) (dida tenola/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com-- Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek meninjau korban teror di Surabaya, Minggu malam (13/5). Dia mengunjungi dua rumah sakit yakni RS Bedah Manyar dan RSUD dr. Soetomo.

Setibanya di RSUD dr. Soetomo, Nila langsung meninjau Ruang Observasi Intensif (ROI) di lantai tiga. Ada tiga pasien yang masih dirawat di sana. Sekitar 10 menit Nila melihat kondisi para korban, setelah itu dia menemu awak media.

Menkes: Seluruh Biaya Perawatan Korban Ditanggung Pemerintah
Kondisi pasien korban ledakan yang dirawat di ruang ORI RSUD dr. Soetomo (dida tenola/jawapos.com)

Nila menyampaikan rasa duka citanya terhadap para korban. "Saya membayangkan seandainya itu diri kita. Luar biasa mereka yang terkena karena tidak bersalah," ungkap Nila.

Nila menegaskan, seluruh biaya perawatan para korban ditanggung oleh pemerintah. "Tadi sudah disampaikan oleh Pak Presiden, ini tanggung jawab negara. Semua biaya digratiskan di seluruh rumah sakit," tegas Nila.

Kepada wartawan Nila juga sempat menceritakan kondisi beberapa korban. Dia mengatakan bahwa mereka masih perlu perhatian dokter. Kondisi luka bakar korban ada yang mencapai 99 persen.

Kendati begitu, Nila menjamin bahwa tim dokter akan berusaha seoptimal mungkin untuk memulihkan para korban. "Kami sebagai tenaga medis tentu ada keterbatasan. Tapi kami akan berupaya semaksimal mungkin," imbuhnya.

Dari data yang dimilikinya, tercatat ada 14 korban yang meninggal dunia dan 47 orang dirawat di beberapa rumah sakit. "Saat kami datang ke sini ada satu lagi yang baru meninggal. Semua rumah sakit siap melakukan penanganan, Soetomo ini rumah sakit rujukan tertinggi," kata Nila. 

Editor           : Soejatmiko
Reporter      : (did/JPC)

Alur Cerita Berita

GPPS Arjuno Surabaya Kurangi Jadwal Ibadah 13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
Usai Diguncang Bom, 2 Gereja Kembali Aktif 13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
Gereja STMB Maafkan Pelaku Pengeboman 13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
Sri Sudah Pesan Untuk Dimakamkan di Solo 13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
FKUB Aceh Kutuk Teror Bom di Surabaya 13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
MUI Jatim: Terorisme Bukan Ajaran Islam 13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
Gubernur Jatim: Jangan Takut Terorisme 13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
Pasca Bom, KBS Tetap Ramai Pengunjung 13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
Puti Kutuk Aksi Terorisme di Surabaya 13 Mei 2018, 21:17:50 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini