alexametrics

Mabes Polri Benarkan Ledakan Bom di Sidoarjo

13 Mei 2018, 22:42:20 WIB

JawaPos.com – Belum habis puing-puing air mata korban atas ledakan bom di tiga gereja, Surabaya, kejadian serupa kembali menggegerkan masyarakat Sidoarjo. Ledakan itu pun sudah dibenarkan Mabes Polri.

Ledakan itu tepatnya di salah satu unit Rusunawa Jalan Sepanjang, dekat Polsek Taman, Sidoarjo. “Benar bahwa ada ledakan lagi di Sidoarjo,” ujar Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen M Iqbal saat dikonfirmasi, Minggu (13/5).

Dia menerangkan, bom itu diduga dari salah satu unit rusunawa yang dihuni oleh terduga teroris. “Keluarga pelaku yang tadi itu, tapi kami belum tahu. Kami belum tahu ada orang di sana atau tidak. Jadi kamar tersebut ditinggali oleh terduga pelaku teroris,” kata mantan Kapolrestabes Surabaya itu.

Mabes Polri Benarkan Ledakan Bom di Sidoarjo
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen M Iqbal (Miftahulhayat/Jawa Pos)

Sejauh ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan langsung apakah bom tersebut meledak dengan sendirinya atau diledakkan secara sengaja. “Tim sedang mengecek ke TKP. Belum tau low atau high explosive. Belum tahu ada korban atau nggak,” pungkasnya.

Sekadar informasi, dalam waktu yang relatif singkat, ada tiga gereja yang menjadi sasaran ledakan bom. Dimulai dari pukul 06.30 dan beberapa menit kemudian bom di gereja lain dilaporkan ikut meledak.

Tiga lokasi ledakan itu menurut data kepolisian, terjadi tepat di depan gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, GKI Diponegoro di jalan Raya Diponegoro, dan di Gereja Pantekosta di jalan Arjuno.

Pantauan JawaPos.com di Gereja Santa Maria Tak Bercela di jalan Ngagel Madya, Surabaya, Minggu (13/5), ledakan terjadi pada pukul 06.30. Ada 13 orang luka, dan dua tewas. Diduga, satu korban meninggal dunia adalah jemaat dan satu lagi pelaku.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (dna/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Mabes Polri Benarkan Ledakan Bom di Sidoarjo