JawaPos Radar

LPSK Terjunkan Tim Reaksi Cepat Tangani Bom Gereja di Surabaya

13/05/2018, 12:40 WIB | Editor: Estu Suryowati
LPSK Terjunkan Tim Reaksi Cepat Tangani Bom Gereja di Surabaya
()
Share this image

JawaPos.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) turun tangan ketika mengetahui adanya bom di sejumlah gereja di Surabaya, Jawa Timur, hari ini, Minggu (13/5). Mereka langsung mengirimkan Tim Reaksi Cepat.

Wakil Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, tim tersebut diterjunkan ke Surabaya untuk memverifikasi jumlah dan kondisi korban termasuk melakukan upaya perlindungan darurat untuk para korban.

"Tim ini kami berangkatkan hari ini juga mengingat pastinya para korban membutuhkan pertolongan pertama setelah peristiwa menimpanya," ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan.

Tim Reaksi Cepat sendiri katanya akan segera mendatangi korban dan keluarganya guna menyampaikan kemungkinan adanya layanan yang diperlukan korban. Misalnya bantuan rehabilitasi medis dan psikologis.

"Pasca menjadi korban, rehabilitasi medis dan psikologis penting agar trauma korban setidaknya bisa ditangani dengan cepat," jelas Hasto.

Hasto menambahkan, rehabilitasi jangka panjang juga akan diberikan, guna menghilangkan trauma. "Apalagi saat sudah lama pasca kejadian, biasanya perhatian kepada korban berkurang. LPSK menjamin perhatian kepada korban akan terus diberikan sejauh mereka masih membutuhkan layanan," kata Hasto.

Selain dengan keluarga korban, LPSK akan berkoordinasi dengan rumah sakit dan aparat penegak hukum yang menangani peristiwa ini. Sebab, layanan LPSK termasuk pula pendampingan terkait proses peradilan.

Misalnya kemungkinan korban diusahakan mendapatkan kompensasi dari negara. "Kami akan mengusahakan korban terorisme termasuk Surabaya, untuk mendapatkan hak yang sama," tambahnya.

LPSK juga mengusahakan perhatian kepada korban pasca proses peradilan. Hal ini dikarenakan kehidupan korban dan keluarganya tetap berlanjut pasca putusan.

Misalnya melalui layanan psikososial, yakni layanan agar fungsi sosial korban tetap normal. Seperti layanan untuk mendapatkan pendidikan, pekerjaan, atau mata pencaharian.

Hal itu kata Hasto sudah mulai berjalan pada korban beberapa serangan teror seperti dalam peristiwa Bom Bali dan Thamrin. Dalam peristiwa tersebut, LPSK dibantu Pemda setempat mencarikan biaya pendidikan maupun mata pencaharian untuk para korban.

Di sisi lain, LPSK berharap serangan teror seperti ini tidak terjadi lagi. Maka LPSK mendukung upaya-upaya proaktif aparat keamanan agar jaringan terorisme dipersempit ruang geraknya seperti melalui penangkapan terduga teroris.

"Sehingga tidak ada lagi korban yang berjatuhan. Sekali lagi, kami mengucapkan duka mendalam dan siap melayani korban sesuai dengan wewenang yang dimiliki LPSK", pungkas Hasto.

(dna/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13/05/2018, 12:40 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13/05/2018, 12:40 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up