alexametrics

KPAI Kecam Anak-Anak Dilibatkan dalam Aksi Terorisme

13 Mei 2018, 17:00:21 WIB

JawaPos.com – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) prihatin atas bom yang menimpa tiga Gereja di Surabaya, pada Minggu (13/5). Bahkan, diketahui hal ini melibatkan dan menimbulkan korban anak-anak.

Ketua KPAI Susanto mencatat puluhan korban tewas ini menjadi bukti keganasan terorisme yang dilakukan. Menurutnya, pelaku tidak lagi memikirkan sesamanya ketika melakukan aksinya.

“Kami mengecam keras penyerangan bom yang tidak berperikemanusiaan. Ini pelanggaran serius dan tidak seharusnya terjadi,” ujar Susanto, di Jakarta, Minggu (13/5).

Atas nama KPAI, Susanto mengungkapkan rasa dukacita dan bela sungkawa atas meninggalnya sejumlah korban dewasa termasuk anak-anak. Guna memastikan jumlah korban anak-anak, Susanto mengaku terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Semoga korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” katanya.

Dirinya meminta kepada masyarakat luas, agar tidak menviralkan gambar dan video korban ledakan bom. Penyebaran gambar-gambar korban adalah pelanggaran dan bisa menimbulkan ketakutan publik.

Menurutnya, pelaku teror ingin masyarakat ketakutan. Itulah salah satu tujuan peristiwa pemboman ini.

Selain itu, masyarakat perlu berhati-hati, tidak perlu takut dan terus bekerjasama dengan berbagai pihak terkait termasuk pihak kepolisian, untuk mencegah segala bentuk potensi kejadian berulang.

“Kerja sama sinergis merupakan kekuatan besar bagi upaya mewujudkan kehidupan yang aman, damai dan tanpa teror,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (rgm/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
KPAI Kecam Anak-Anak Dilibatkan dalam Aksi Terorisme