JawaPos Radar

Bom Surabaya, Ketua Fraksi PPP Desak BIN Lakukan Evaluasi Internal

13/05/2018, 10:45 WIB | Editor: Estu Suryowati
Bom Surabaya, Ketua Fraksi PPP Desak BIN Lakukan Evaluasi Internal
oto yang beredar di aplikasi pesan instan dari gereja Santa Maria Tak Bercela. Tampak jemaat yang selamat mencoba pergi dari lokasi ledakan. (istimewa)
Share this

JawaPos.com - Masyarakat Surabaya, Jawa Timur digemparkan oleh ledakan bom bunuh diri yang terjadi di beberapa lokasi dan menelan korban jiwa. Ketua Fraksi PPP DPR RI Reni Marlinawati mengecam keras dugaan aksi terorisme yang terjadi di tiga lokasi di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5).

"Evakuasi dan penyelamatan terhadap para korban menjadi prioritas utama aparat. Keselamatan masyarakat prioritas utama," kata Reni melalui keterangan tertulis kepada JawaPos.com.

Reni meyakini, aparat kepolisian dapat segera menangkap aktor di balik aksi pengeboman tersebut. Sehingga masyarakat dapat kembali tenang dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Kendati demikian, Reni menyayangkan kinerja Badan Intelijen Negara (BIN) yang tidak bisa mendeteksi secara dini peristiwa yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur tersebut.

"Bila deteksi dini dapat dilakukan, dapat mencegah timbulnya korban serta kerusakan di tengah masyarakat. Kami mendesak BIN untuk melakukan evaluasi di internal atas kinerja aparat di lapangan," tegasnya.

Oleh karena itu, Reni mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan menguatkan solidaritas di antara elemen masyarakat dengan mengaktifkan berbagai sumber daya di lingkungan warga untuk mencegah peristiwa serupa.

"Kohesivitas dan solidaritas warga diharapkan dapat mencegah aksi teror," pungkasnya.

Sebelumnya, ledakan bom bunuh diri terjadi di tiga lokasi yakni di depan Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel utara, GKI Diponegoro, dan GPPS Sawahan di Jalan Arjuno, Surabaya. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat jemaat melakukan ibadah.

(rdw/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13/05/2018, 10:45 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13/05/2018, 10:45 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up