alexametrics

Tambah Halte Bus Rapid Transit Baru

12 Mei 2017, 16:36:54 WIB

JawaPos.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Sidoarjo bakal menambah halte bus rapid transit (BRT) dan terminal. Untuk kebutuhan itu, dishub telah mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar. Namun, kepastian lokasi halte tersebut masih dikaji.

Kabid Sarana-Prasarana Dishub Pemkab Sidoarjo Masandi menjelaskan, rencana pembangunan halte BRT dan terminal merupakan hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) pada tahun lalu. ’’Tapi, karena dananya terbatas, tim mengkaji prioritas pembangunan,’’ katanya.

Pada pembahasan APBD 2017, dishub mengajukan penambahan halte BRT dan terminal di beberapa titik. Namun, lokasinya akan dikaji lagi supaya fasilitas yang dibangun sesuai dengan kebutuhan. ’’Masih akan dirapatkan dengan tim perencanaan,’’ katanya.

Saat ini terdapat 16 halte BRT di seluruh Sidoarjo. Perinciannya, 10 halte dibangun pemprov dan 6 sisanya dibangun pemkab dengan menggunakan dana APBD pada 2015. Dishub perlu memperbanyak halte guna menambah jalur operasi BRT. Tujuannya, bisa menggaet lebih banyak penumpang.

’’Yang paling dibutuhkan di mana masih dikaji tim. Sudah kami tentukan titik-titiknya atau lokasinya dan akan kami rapatkan kembali rencana itu,’’ ungkapnya.

Adapun, penambahan fasilitas terminal, lanjut dia, dilakukan sebagai tindak lanjut beralihnya pengelolaan Terminal Larangan ke Pemprov Jatim akhir Januari lalu. Saat ini tersisa lima terminal yang masih dikelola pemkab. Di antaranya, Terminal Porong, Krian, Sukodono, dan Waru.

Selain itu, dishub bakal menambah line atau jalur antrean ujian kendaraan bermotor. Sebelumnya, hanya ada satu jalur antrean. Nanti jumlahnya ditambah menjadi dua. Menurut dia, upaya itu dilakukan untuk mengurangi antrean kendaraan bermotor yang kerap memenuhi bahu jalan di depan Kantor Dishub Sidoarjo, Jalan Gelam.

Di akses itu, memang tidak jarang terjadi kemacetan sejak pagi hingga siang. Maklum, sedikitnya terdapat 200–250 kendaraan yang melakukan pengujian kendaraan bermotor pada hari kerja.

Menurut Masandi, rencananya jalur antrean baru itu diletakkan di sisi selatan kantor. Pembangunan jalur antrean tersebut akan dimulai akhir tahun. ’’Kami berharap permasalahan antrean saat pengujian kendaraan bermotor sedikit teratasi. Lalu lintas di Jalan Gelam pun bisa berjalan lancar,’’ tuturnya. (jos/c7/hud)

Editor : Suryo Eko Prasetyo


Close Ads
Tambah Halte Bus Rapid Transit Baru