JawaPos Radar

Berbelasungkawa, Polsek Tegalsari Gelar Salat Ghaib

11/05/2018, 17:24 WIB | Editor: Budi Warsito
Berbelasungkawa, Polsek Tegalsari Gelar Salat Ghaib
Salat Ghaib di Mapolsek Tegalsari, Jumat (11/5). Kegiatan ini dilakukan untuk mengenang gugurnya lima Brimob karena kerusuhan di Kelapa Dua, Depok. (Dida Tenola/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ucapan belasungkawa, rasa solidaritas dan rasa simpati terus berdatangan pasca bentrokan yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Selasa (8/5). Sebagai bentuk solidaritas dan turut berduka cita atas gugurnya lima personel Polri, jajaran Polsek Tegalsari, Jumat (11/5) menggelar Salat Ghaib.

Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasono menjelaskan bahwa, pihaknya memang sudah mempersiapkan sebelumnya untuk menggelar Salat Ghaib. "Ini sebagai wujud berduka dan wujud empati kami, kepada lima saudara seperjuangan yang gugur kemarin. Mereka Bhayangkara terbaik," tegas David usai salat, Jumat (11/5).

Salat Ghaib itu diikuti puluhan anggota Polsek Tegalsari dan berlangsung dengan khidmat. Bahkan beberapa anggota Polsek meneteskan air mata. "Saya kira tangisan (anggota) itu spontan. Tentu saja kami merasa sangat kehilangan dengan gugurnya lima saudara kami tersebut. Semoga arwah mereka diterima disisi Allah SWT," tambah David.

Berbelasungkawa, Polsek Tegalsari Gelar Salat Ghaib
Salat Ghaib di Mapolsek Tegalsari, Jumat (11/5). Kegiatan ini dilakukan untuk mengenang gugurnya lima Brimob karena kerusuhan di Kelapa Dua, Depok. (Dida Tenola/JawaPos.com)

Mantan Kasatlantas Polresta Malang itu melanjutkan, setelah menggelar Salat Ghaib, dirinya bersama anggotanya langsung membacakan Surat Yasin. "Kami juga berharap, masyarakat juga mau mendoakan saudara-saudara kami yang gugur kemarin," lanjutnya.

Seperti diketahui, lima anggota Polri dan seorang napi teroris tewas dalam kerusuhan yang terjadi Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Selasa (8/5). Kelima anggota Polri itu bertugas di Satuan Brimob.

Mereka adalah, Bripda Syukron Fadhli; Ipda Yudi Rospuji; Briptu Fandy Setyo Nugroho; Bripka Denny Setiadi dan Bripda Wahyu Catur Pamungkas. Sedangkan seorang tahanan yang tewas adalah teroris asal Pekanbaru, Abu Ibrahim alias Beny Syamsu.

Kelima anggota Brimob yang gugur itupun mendapat kenaikan pangkat luar biasa (anumerta). Pasca insiden tersebut, seluruh wilayah di Jawa Timur berstatus siaga I. Hal itu diberlakukan untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan.

(did/JPC)

Alur Cerita Berita

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian 11/05/2018, 17:24 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up